Program tersebut terbagi dalam dua skema kegiatan, yakni sembilan kelompok pengembangan dan sembilan kelompok penggemukan. Untuk kelompok pengembangan, pemerintah daerah akan menyalurkan 400 ekor sapi betina siap bunting. Sementara itu, kelompok penggemukan akan menerima 800 ekor sapi jantan serta tambahan 18 ekor pejantan, sehingga total bantuan mencapai 1.218 ekor sapi Bali.
Hairul menegaskan, pemerintah daerah tidak akan mendistribusikan ternak sebelum seluruh fasilitas pendukung tersedia dan memenuhi standar yang telah ditetapkan.
“Kemarin kami sudah melihat setting lokasi pembangunan kandang kolektif,” katanya.
Selain itu, seluruh fasilitator akan mendapatkan pembekalan dari tenaga ahli Universitas Mataram terkait manajemen pemeliharaan sapi, teknik budidaya modern, serta strategi pendampingan kelompok guna meningkatkan produktivitas ternak.
Baca juga: Pemkab Pangandaran Was-was LHP BPK Belum Diterima, Akankah Raih WTP atau Bertahan di WDP?
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat berharap dapat memperkuat sektor peternakan rakyat sekaligus mendorong peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.(Red)
