Kota Tasik (obormerahnews.com)- Pimpinan Perusahaan Media online Obormerahnews.com yang dinaungi PT Baron Perkasa Asep Amin Solihin menegaskan hingga kini di Kota/Kabupaten Tasik tidak ada indikasi masuknya penyakit pneumonia akibat virus Corona. Asep menyebut pemerintah pusat sudah melakukan pengawasan ketat.

Baca juga : PKB dan PPP Siap Menangkan Adjo Sardjono di Pilkada Kab.Sukabumi 2020, Asep Supriatna Klaim 4 Partai Sudah Komunikasi

“Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada indikasi penyakit pneumonia akut akibat novel coronavirus masuk ke wilayah Tasilmalsya Kita semua tetap waspada dan siap siaga,” kata Asep yang lebih akrab dipanggl Baron dikantor pusat obormerahnews.com jalan Gunung Daning Kota Tasikmalaya di sela, Minggu (1/3/2020) pagi.

Menurut Asep baron bahwa Corona virus yang sedang mewabah, tidak menularkan penyakit dan menjangkiti banyak orang kecuali dengan kehendak dan takdir Allah Subhanahu wa Ta’ala. Allah takdirkan itu dengan kekuasaan dan keperkasaan-Nya. Sekaligus juga dengan hikmah dari setiap ketetapan dan perbuatan-Nya.

‘Aisyah Radhiyallahu ‘Anha pernah bertanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam tentang wabah penyakit thaun (wabah penyakit yang mematikan). Beliau memberitahuku bahwa thaun adalah:

عذاب يبعثه الله على من يشاء، وأن الله جعله رحمة للمؤمنين، ليس من أحدٍ يقعُ الطاعونُ فيمكث في بلده صابراً محتسباً، يعلم أنه لا يصيبه إلا ما كتب الله له إلا كان له مثل أجر شهيد

“Adzab yang Allah kirim kepada orang yang Dia kehendaki. Allah jadikan thaun sebagai rahmat bagi orang-orang beriman. Tidaklah seseorang yang di negerinya mewabah thaun lalu ia tetap berada di situ dengan sabar dan berharap pahala, ia tahu tidak ada musibah yang menimpanya kecuali apa yg telah Allah tetapkan bagi dirinya melainkan baginya pahala seperti pahala seorang syahid.” (HR. Al-Bukhari)

Wabah penyakit tha’un yang terjadi di satu kaum merupakan adzab yang Allah kirimkan kepada penduduknya yang ingkar kepada Allah, mendustakan Rasul-Nya, durhaka kepada keduanya, dan jahat kepada wali-wali Allah dari kalangnan mukminin.

Di antara bentuk hukuman Allah yang diturunkan ke muka bumi adalah wabah penyakit. Ini seperti yang disebutkan dalam hadits,

لَمْ تَظْهَرْ الْفَاحِشَةُ فِي قَوْمٍ قَطُّ حَتَّى يُعْلِنُوا بِهَا إِلَّا فَشَا فِيهِمْ الطَّاعُونُ وَالْأَوْجَاعُ الَّتِي لَمْ تَكُنْ مَضَتْ فِي أَسْلَافِهِمْ الَّذِينَ مَضَوْا

“Tidaklah merebak perbuatan keji (seperti zina, homo seksual, pembunuhan, perampokan, judi, mabok, konsumsi obat-obatan terlarang dan lainnya) di suatu kaum sehingga mereka melakukannya dengan terang-terangan kecuali akan merebak di tengah-tengah mereka wabah penyakit tha’un (semacam pes atau kolera) dan kelaparan yang tidak pernah ada ada pada generasi sebelumnya.” (HR Ibnu Majah dan Dishahihkan oleh Syaikh al Albani dalam ash-Shahihah no. 106)

Apabila hukuman dunia ini Allah jatuhkan maka yang akan terkena dampaknya bukan hanya orang dzalim saja. Sebagian orang-orang yang tidak terlibat dalam kedzaliman itu juga bisa terkena dampaknya. Karenanya, hendaknya kita saling beramar ma’ruf dan nahi munkar agar hukuman massal tidak Allah turunkan ke tengah masyarakat kita.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

وَاتَّقُواْ فِتْنَةً لاَّ تُصِيبَنَّ الَّذِينَ ظَلَمُواْ مِنكُمْ خَآصَّةً وَاعْلَمُواْ أَنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

“Dan peliharalah dirimu daripada siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang dzalim saja di antara kamu. Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya.” (QS. Al-Anfal: 25)

Karenanya, apabila sebagian kaum muslimin yang shalih terkena dampaknya, dan mungkin terjadi (tertular Corona) maka sakitnya itu akan menjadi kebaikan baginya.

Sabda Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, “Allah jadikan thaun sebagai rahmat bagi orang-orang beriman” akan menjadi pelebur kesalahan dan diampunkannya dosa. Juga dengan sebab kesabaran dan harapan kepada Allah akan mengalirkan pahala tanpa batas untuk mereka. Bahkan disebutkan, akan mendapatkan pahala seperti oranng yang mati syahid. Ma Syaa Allah.

Ini keistimewaan orang-orang beriman. Seluruh urusannya itu baik baginya. Jika mendapat nikmat maka ia bersyukur dan itu baik baginya. Jika mendapat musibah maka ia bersabar dan itupun baik baginya.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam menyampaikan,

Baca juga : Diduga Hendak Tawuran, Polisi Amankan Ratusan Pelajar Beserta Senjata Tajam

عَجَبًا لأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ وَلَيْسَ ذَاكَ لأَحَدٍ إِلاَّ لِلْمُؤْمِنِ إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ

“Sungguh menakjubkan urusan urusan seorang mukmin. Sesungguhnya seluruh urusannya adalah baik; ?dan itu tidak dimiliki kecuali orang mukmin. Jika ia mendapat kelapangan, ia bersyukur, maka itu baik baginya. Jika mendapat kesulitan/kesusahan, ia bersyukur, maka itu baik baginya.” (HR. Muslim)

Ditulis oleh Pimprus Obormerahnews.com Asep Amin Solihin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here