Kab.Tasik (obormerahnews.com)-Raja tega Pihak Rumah Sakit Singaparna Medika Citra Utama (SMC) Diiduga terlantarkan Pasien yang bernama Neneng (45) tahun Yang berasal dari kampung Dindingari Desa Tanjung Sari Kecamatan Salopa Kabupaten Tasikmalaya, tanpa ada pemberitahuan sebelumnya kepada pihak keluarga pasien.

Baca juga : Hikmah Mukmin Menghadapi Tho’un Seperti Corona Yang Sedang Pandemi

Rahmat Ingsuning Baraya Sunda (IBS) beberkan kepada awak media,bahwa keluarga pasien menghubunginya sekitar pukul 20.30 Wib,mereka menceritakan perihal kejadian Yang dialami pasien kepada Rahmat via telepon selulernya, sabtu/29/2/2020.

Pasien yang bernama Neneng sudah 2 malam dirawat di RS.SMC dengan maksud untuk tranpusi darah meningkatkan Hb supaya nantinya bisa diberi tindakan sinar di Rumah Sakit Hasan Sadikin bandung.

Pasien dikasih rujukan dari RS bandung harus ke sini dulu,Tapi saya heran kenapa pihak Rumah Sakit Medika Citra Utama (SMC) Tasikmalaya itu, tiasa ngaluarkeun raka abdi ti ruangan tos lewat magrib (Bisa mengeluarkan kaka saya sehabis magrib) Tanpa ada pemberitahuan sebelumnya kepada pihak keluarga.

menurut Tuti (28) Kami pun selaku keluarga kebingungan kalo dibawa pulang dulu ke kampung jaraknya jauh, apalagi besok harus langsung dibawa ke Bandung kalo pulang pergi kasian pasien pak, Dan saya sudah minta waktu satu malam ke pihak Rumah Sakit,Namun pihak RS. SMC tidak merespon alasannya kamar sudah banyak Yang boking.

“Kenapa pihak Rumah Sakit SMC tidak memberitahukan kepada keluarga bahwa pasien harus dibawa pulang tadi siang ,Ko malam malam begini disuruh pulang mana hujan hujan lagi, kesalnya.

Menurut Rahmat Sekjen Ingsuning Baraya Sunda (IBS) awalnya Pasien bernama Neneng (45) beristirahat di aula Mesji,Namun setelah kami mendapatkan telpon dari pihak keluarga pasien kami pun dan Rekan Dari IBS mendatangi Rumah Sakit tersebut dan minta ke pihaknya agar pasien bisa masuk lagi ruangan IGD, Alhamdulillah usaha kami di respon dan pasien pun di bawa kembali ke Rumah Sakit untuk bisa mendapatkan perawatan yang intensif agar besok bisa dibawa ke Bandung,” ujar rahmat.

Kami merasa kasihan terhadap pasien dan sangat menyayangkan atas tindakan Rumah Sakit Medika Citra utama milik Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, yang sudah memperlakukan pasiennya seperti itu.

Baca juga : PKB dan PPP Siap Menangkan Adjo Sardjono di Pilkada Kab.Sukabumi 2020, Asep Supriatna Klaim 4 Partai Sudah Komunikasi

DPP Ingsuning Baraya Sunda (IBS) Kabupaten Tasikmalaya berharap dengan adanya kejadian seperti itu,Mudah mudahan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya bisa menegur pihak SMC supaya kedepannya pelayanan di Rumah Sakit SMC bisa lebih Optimal (Dani)***

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here