Kab.Tasik (obormerahnews.com)- Proyek Landmark Allohu Akbat yang menempel di pondasi Tasik Siap di Desa Kadipaten Kecamatan Kadipaten Tasik Utara diduģa Akal-akalan oknum pejabat Dinas PUPR.

Baca juga : Cegah Penularan Wabah Covid-19, Polres Majalengka Berikan Himbauan Kepada Warga Sedang Berkerumun di Malam Hari

Pasalnya proyek landmark dengan anggaran hampir setengah milyar tersebut diduga cuma akal-akalan oknum pejabat pembuat komitmen (PPK), karena dalam DED Tasik Siap tidak ada tulisan Allohu Akbar, tetapi Landmark Allohu Akbar dipasang secara terpisah di bukit lain keinginan Bupati Uu pada waktu itu.

Oknum pejabat PPK Dinas PUPR berinisial ES dituding telah merekayasa anggaran Landmark Allohu Akbar dan tidak jelas sumber anggaranya dari mana dan terkesan itu proyek siluman

Menurut salah seorang konsultan yang tidak mau menyebutkan namanya, Senin (23/3/2020) dia mengatakan, Secara kekuatan terhadap pondasi jelas sangat berdampk karena adanya beban dan tekanan yang diluar perhitungan proyek Dinas PUPR,” katanya

Yang lebih lucu lagi lanjut dia, pembayaran sewa lahan landmark Tasik Siap, dimana landmrak Allohuakbar menempel, masih dilakukan pihak rekanan yakni pelaksana landmark Tasik Siap, artinya bahwa aset tersebut belum resmi jadi aset pemda Tasikmlaya,” bebernya

Dirut CV Perpecta Ir. BS saat di konfirmasi sebagia pelaksana Tasik Siap dan pihak yang menyewa lahan saat di konfirmasi mengatakan bahwa tidak merasa ada koordinasi baik dari pihak pelaksana maupun dinas PUPR dibangunnya landnark tesebut.

“Saya tahu persis landmark Tasik Siap dan rencana landmark yang lainya, namun kaget dan sangat merugikan saat ada kegiatan pembangunan landmark Allohuakbar menempel di pondasi atau dalam kerangka Tasik Siap,” ungkapnya

BS menambahkan bahwa pembayaran sewa lahan dilakukan pihaknya dengan bukti terlampir kwitansi atas nama CV Perpecta untuk sewa selama 10 tahun,” ujarnya

Sementara itu, DS selaku tim advokasi dari CV Petpecta akan melakukan pembongkaran, karena khawatir landmark Tasik Siap akan runtuh akibat beban yang lebih.

“Tentunya ini berpengaruh, dari pada landmark Tasik Siap runtuh, karena terjadi over beban dan tekanan, lebih baik kami akan melakukan pembongkaran beban yang diluar perhitungan dan tidak tercantum dalam DED Tasik Siap,” pungkasnya.

Baca juga : Geger Beredar Puluhan Surat Kaleng, Ujaran Kebencian Terhadap Ketua RT dan RW Desa Gandu

Terpisah, Kepala Seksi Tata Bangunan Dinas PUPR Kab.Tasikmalaya Agus saat di hubungi via Whatsapp mengatakan, saya tidak akan menanggapi silahkan tanya langsung ke PPK nya,” singkatnya

Sementara itu, mantan PPK Bidang Bangunan Dinas PUPR Kab.Tasikmalaya Endang Sae saat di hubungi via Whatsappnya malah mengarahkan ke Kasi perencanaan Agus dengan alasan bahwa kasi perencanaan lebih mengetahui secara teknis proyek tersebut,” pungkasnya. (Rudi)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here