Kota Bandung (obormerahnews.com)-Kang Raka TSM langsung menjawab dengan semangat, Kami dari Penyedia Jasa Aplikasi Desaku indonesia ingin mewujudkan Pembangunan pedesaan berbasis Teknologi Informasi, Minggu (5/7)

sistem informasi pembangunan desa dan pembangunan kawasan menjadi salah satu prioritas dalam pembangunan pedesaan. dalam pasal 86 UU desa terdapat poin2

1 Desa berhak mndapatkan akses informasi melalui sistem informasi desa yang dikembangkan oleh pemerintah daerah kab/kota
2. Pemerintah dan pemerintah daerah wajib mengembangkan sistem informasi desa dan pembangunan kawasan pedesaan
3. Sistem informasi meliputi fasilitas perangkat keras dan lunak jaringan serta simberdaya manusia.
4 Sistem informasi desa meliputi data desa, data pembangunan deaa, kawasaan pedesaan serta informasj lain yang berkaitan dengan pembangunan desa dan pembangunan kawasan pedesaan
5 Sistem informasi desa dikelola oleh pemerintah desa dan dapat diakses oleh masyarakat desa dan semua pmangku kepentingan
6. Pemerintah daerah kab/kota menyediakan informasi perencanaan pembangunan kab/kota untuk desa

Didalam permendes no 11 th 2019 ttg penggunaan dana desa th 2020 bahwa sistem komunikasi dan informasi didesa yg trcantum dlm pasal 8 poin 1 diantaranya jaingan Internet untuk warga desa, website desa, sarana prasarana komunikasi lainnya

lanjut kang Raka TSM, Alhamdulillah untuk saat ini tidak ada kendala karena sebelumnya kami sudah lama mencari informasi2 riset2 kebutuhan desa apa dan kendala desa apa dan kami tuangkan kedalam system kerja dan aplikasi ini.. cuma kita bekerja keras meyakini bahwa aplikasi kita ini menjawab semua keinginan didesa
dan aplikasi sudah rampung 95% (desaku indonesia)

Harapan besar keinginannya memudahkan informasi dan potensi yang ada di desa dimanapun.. baik dari hasil bumi dan pariwisata, dan mengangkat UMKM didesa tsb.
karena pada intinya aplikasi kami hadir untuk mengeksplor yg ada di desa.. dan bermanfaat pula buat masyarakat

Ketika kami menanyakan apakah ada komunikasi yang sudah dibangun dengan Pak Uu selaku Wagub Jabar, Kang Raka menyatakan kami belum menemui beliau karena mungkin kami lagi gencar sosialisasi ke setiap daerah.. dan untuk pak wagub belum diagendakan hehehe..semoga ada ruang untuk itu.

Ini masih murni swasta dan dengan kepedulian
untuk kolaborasi dgn pemerintahan belum ada, kedepan kami inginkan ini !!!

dan dari partisipasi masyarakat sendiri kami menerima info /masukan saja, kami dari team desaku indonesia merancang sendiri dgn gagasan ide dituangkan langsung.

tinjauan dari beberapa aplikasi lain seperti sapawarga dan desa digital, justru bukan kita anggap pesaing, malah kami adalah pelengkap mereka.. karena kita langsung aplikasi ini dinikmati manfaat oleh desa dan masyrakat… contoh Warga Tasikmalaya ingin tahu informasi desa yg ada di bandung bisa. baik wisata, produk umkm nya, kulinernya, potensinya tanpa harus kebandung kedesa tsb

yang menarik tambahan aplikasi kami dilengakapi lagi fitur kita sblm launching
ada OPANG, ojek pangkalan (desa skitar) dmn tkg ojeg desa sebetulnya kesulitan ingin mendaftar ojol karena persyaratan normatif dan kami creat pilihan fiturnya buat OPANG yg nanti selain UMKM yg dikelola Bumdes dan Opang juga dikelola oleh bumdes untuk pendapatan tambahan PAD nya

Senang rasanya bertemu SDM yang kreatif dan semangat membangun desa. sukses kang Raka TSM sebagai Publisher dan Team (Ogut)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here