Pangandaran (obormerahnews.com)-Li (20), seorang gadis di Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran, diduga menjadi korban perbuatan asusila oleh kedua oknum tokoh, yaitu oknum anggota DPRD berinisial Cp dan oknum Pimpinan Ponpes berinisial LF.

Baca juga : Biadab!! Oknum Anggota DPRD Kab.Pangandaran Diduga Perkosa Adik Ipar di Tempat Parkir Asia Plaza

Tim obormerahnews konfirmasi kepada kedua oknum tokoh tersebut pada hari rabu (8/7/2020)

Namun, di tengah upaya dugaan kasua moral yang dilakukan, oleh ke dua oknum tokoh Pangandaran datang mencoba menawarkan sejumlah uang

CP datang menawarkan sejumlah uang agar kelakuan bejatnya ini tidak sampai di fublikasikan dan dibawa ke ranah hukum.

“CP mencoba menyuap untuk memberikan sejumlah uang sebesar Rp 120 juta kepada tim obormerahnews,”ujar Dedi Supriadi, Minggu (19/7/2020).

Sementara itu, oknum pimpinan ponpes di Padaherang LF saat dikonfirmasi tim obormerahnews.com mengatakan bahwa kejadian itu terjadi sudah 5 tahun lalu.

“Wah itu mah memang sudah ada di medsos dan terjadi 5 tahun yang lalu, tapi saya mohon beres disini dan tidak perlu menemui pak Dewan (red-inisial CP) khawatir nanti terjadi sesuatu hal,” kata LF sambil meminta tim obormerah untuk bisa menerima jamuan sarapan .

Terpisah, Oknum anggota DPRD Kab.Pangandaran CP saat ditemui di Sekre jalan Cibenda Pangandaran, Kamis (9/7) dia menyampaikan hampir sama dengan jawaban LF bahwa hal tersebut terjadi 5 tahun lalu.

“Duh itu kejadian 5 tahun lalu dan saya sudah minta maaf artinya sudah beres, dan itu ulah atau kekecewaan pacarnya li” papar Cp sambil menambahkan hal ini menjadi pelajaran berharga ke depannya

Sebelumya, CP tak menampik bahwa dirinya telah melakukan perbuatan bejat kepada adik iparnya itu dan sempat datang memarahi Li karena sudah menceritakan kelakuanya kepada orang lain

CP datang ke redaksi obormerahnews di kota Tasikmalaya dengan maksud permasalahan ini tidak sampai fublikasi dan dibawa ke ranah hukum.

CP berharap masalah ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan dengan menawarkan sejumlah uang mulai Rp 20 juta sampai Rp 120 jutaTim obormerahnews saat konfirmasi ke Pimpinan Ponpes LF di Padagerang, Rabu (8/7)

Terlebih lagi, oknum sang dewan itu mengajak kerjasama menawarkan sejumlah proyek usungan dari pusat dengan alasan dia dan tim obormerahnews masih sama orang tasik, namun tim obormerahnews menolaknya

“Karena saya sebagai wakil rakyat, sudah barang tentu kalau sampai difublikasi akan tercoreng, apalagi menyangkut pesantren pasti dampaknya akan lebih luas lagi, mending saya di pecat dari dewan dari pada marwah pesantren tercoreng,” Ucap CP

CP mengaku sudah menasihati dan memarahi LP atas apa yang telah dilakukannya terhadap LI.

Namun, tim obormerahnews menilai perbuatan bejat kedua tokoh tersebut tidak akan ada efek jera lantaran peristiwa itu sudah terjadi berulang kali dan diduga masih ada korban lainya.

Baca juga : Audensi Bersama DPRD, Mahasiswa PMII Kab.Ciamis Tolak RUU HIP

Meskipun tim obormerahnews dari Kota Banjar banyak menerima banyak teror sampai ada yang mengancam akan membunuhnya, kita siap akan melawanya.(Tim)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here