Kab.Tasik (obormerahnews.com)-Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya mencatat penyakit TBC (Tuberkulosis) mencapai 26 persen dari penduduk yang ada di wilayah tersebut.

Baca juga : Kondisi Lebih Buruk, Pemkot Bandung Minta PD Pasar Segera Kembalikan Pengelolaan Pasar Baru Ke Pihak Propesional

Hal itu dikatakan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kab.Tasikmalaya Atang Sumardi, Senin (9/11) dia menjelaskan bahwa tujuan di adakan pelatihan agar masyarakat kalau ada gejala batuk, keringat dingin di malam hari, nafsu makan berkurang agar segera memeriksakan diri ke Puskesmas itu semua merupakan gejala awal dari TBC.

Menurutnya, Hal itu yang melatarbelakangi Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit mengadakan pelatihan dan simposium bagi petugas Puskesmas di seluruh wilayah Kabupaten Tasikmalaya,”katanya

Atang meminta kepada para petugas Puskesmas mampu mensosialisasikan dan menscreaning apabila ada gejala tersebut.

“Petugas Puskesmas harus mampu mengakhiri masa pandemi Covid-19 ini tanpa menimbulkan penyakit- penyakit yang lain, sehingga masyarakat Kabupaten Tasikmalaya sehat sesuai dengan harapan kita bersama.

Baca juga : Pjs Bupati OKU Pimpin Apel Kesiapan Pelaksanaan Bencana Banjir dan Tanah Longsor

Pihaknya berharap masyarakat dapat mewaspadai bahaya penyakit TBC itu agar angka kematian tidak meningkat di tahun 2020 ini.
“Kami juga bakal meminta kepada Puskesmas gencar melakukan edukasi, sosialisasi dan pengecekan dini tentang penyakit TBC tersebut,” tutupnya. (Irfan)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here