Banjar (Obormerahnews.com)-Presiden Prancis Emmanuel Macron yang dinilai telah menghina Nabi Muhammad dan agama Islam. Beberapa waktu lalu.

Baca juga : Buka Diklatsar Saka Wira Kartika, Ini Pesan Dandim 0610 Sumedang

Macron dalam pidatonya bahwa agama Islam dalam krisis global dan mengumumkan rencananya “mereformasi Islam” agar lebih sesuai dengan nilai-nilai Republik Prancis.

Macron juga menyatakan dukungannya terhadap penerbitan karikatur Nabi Muhammad oleh majalah satire Charlie Hebdo dengan dasar kebebasan berekspresi.

Sebelumnya, sebanyak 10 orang anggota PD GPI Kota Banjar membeli sejumlah produk asal Prancis di sejumlah toko modern dan swalayan.

Setelah itu, mereka membakar produk yang telah dibeli itu di Sejumlah Minimarket dan swalayan Di kota Banjar. Mereka menyebut, aksi ini sebagai upaya mengecam

Massa dari PD Gerakan Pemuda Islam (GPI) Kota Banjar menghabiskan dana sekitar Rp 3juta untuk membeli produk-produk asal Prancis yang akhirnya mereka bakar di Komplek Kawasan markas PD GPI Kota Banjar pada Kamis (12/11/2020) lalu.

Dana berasal dari uang kas organisasi.”Kemarin kami beli produk sekitar jutaan,” kata Ketua GPI Kota Banjar Tohir Mutohir

Tohir pun menuturkan, produk yang dibeli di antaranya adalah air mineral, pembersih wajah, dan parfum. Kendati produk-produk yang dibeli dengan uang kas GPI dan akhirnya kami bakar,

Baca juga : Pemerintah Desa Labuhan Lalar Menyalurkan BLT Tahap VI berjalan Tertib Aman Dan LancarĀ 

“Tidak ada ruginya karena kami mencontohkan bahwa produk ini yang harus kami musnahin. Jangan ada lagi umat yang membeli produk Prancis,” ujarnya.(Jun)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here