Banjar (obormerahnews.com)-Tangisan beberapa guru di SLB Darul Ishlah Desa Neglasari Kecamatan Banjar Kota Banjar sangat menyayat hati.

Baca juga : Akhirnya Tim SAR Temukan Anak Korban Tenggelam di Kali Cideng Cirebon

Pasalnya paska virus Corona mewabah, para guru SLB Darul Ishlah yang menerima gaji honor dari Pemprov Jabar diduga di sunat oleh oknum Kepala Sekolah

“Saya merasa kaget tidak ada musyawarah, tiba-tiba gaji honor guru langsung dipotong,”kata salah seorang guru Nurfaidah, Jumat (1/1/2021)

Lebih lanjut Nurfaidah menjelaskan bahwa uang yang ada di dalam rekening sebesar Rp.12 juta yang sudah ditransfer dari Provinsi itu atas nama sendiri bukan atas nama sekolah, lalu oknum Kepsek meminta untuk di transferkan lagi kepada salah seorang pengurus Sekolah Nursamsi sebesar Rp. 6 juta.

Kepala Sekolah SLB Darul Ishlah Feni saat dikonfirmasi di kantornya mengakui adanya potongan gaji honor Nurfaidah yang di transferkan kepada Nursamsi.

“Ini merupakan kebijakan pihak sekolah dan itu bukan untuk di open keluar karena merupakan rahasia Sekolah,”ucapnya.

Baca juga : Ruqyah Syar’iyyah dan Talkshow kesehatan New Normal Bersama Dr Solitaire E.F Ram Mozes.

Sementara itu, Ketua Yayasan Darul Ishlah H. Mumu Mutaqin saat dimintai tanggapapnya terkait pemotongan gaji honor oleh Kepsek Feni, dia mengatakan itu tidak boleh, “Saya akan tegur, terimakasih saya jadi tahu permasalahan tersebut,pungkasnya. (Donie)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here