Bekasi (obormerahnews com)-Polres Metro Bekasi Kota menambah 2 Pos Penyekatan yang baru dengan posisi diperbatasan Kota Bekasi Dengan Kabupaten Bekasi yakni Kalimalang Depan PT Tongyang dan Sasak Jarang Depan RS Graha Juanda. Hal ini tujuannya untuk menjaga agar pemudik tertarik atau tidak bisa lolos dari Kota Bekasi.

Baca juga : Bupati Lombok Barat Ingatkan Prokes Secara Ketat, Waspadai Varian Baru Covid-19

Penambahan Pos Penyekatan Mudik di Kota Bekasi langsung ditinjau Wakapolda Metro Brigjen Pol Hendro Pandowo yang didampingi Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Aloysius Suprijadi, Kasat Lantas AKBP Agung Pitoyo, Kabag Ops AKBP Muryono Kapolsek Bekasi Timur Resit Malaka bertempat di Sasak Jarang, Margahayu Bekasi Timur, Senin (10/05/2021) Malam.

Wakapolda Hendro Pandowo melihat langsung dibukanya Pos Penyekatan di Sasak Jarang dan memberikan intruksi kepada Kapolres agar lebih efektif serta ketat untuk menyekat pemudik sehingga jangan terjadi seperti di perbatasan Kabupaten Bekasi dan Karawang.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Aloysius saat konferensi pers kepada media mengatakan Polres metro bekasi kota menambah pos Penyekatan baru dari pos Penyekatan yang ada. Lokasi ini persis posisi di perbatasan Kota Bekasi dengan kabupaten Bekasi.

“Maksudnya penambahan ini artinya kita menyekat kembali memperkuat kembali agar betul betul tertarik jangan sampai masyarakat yang mudik yang lolos dari Kota Bekasi,” ucap Kapolres.

Dia jelaskan kekuatan petugas di Pos Penambahan di dua tempat terdiri dari anggota gabungan dengan Dishub Kota Bekasi, untuk Polres Metro Bekasi disiagakan 30 personil ditambah 1 Pleton Satuan Sabhara dan 1 Pleton Brimob Polda.

Kapolres dalam kesempatan tersebut menghimbau dengan dengan peniadaan mudik tujuannya jangan sampai mempengaruhi kesehatan keluarga ditujuan akibat pergeseran virus Covid-19, pandemi ini masih tinggi penyebaran.

“Dari kejadian timbulnya penyebaran virus Covid-19 karena setiap ada pergerakan massa ke suatu tempat,” ungkapnya.

Kapolres meminta demi keselamatan dan mencegah penyebaran, cukup merayakan hari Raya Idul Fitri 1442 H cukup di rumah aja atau melalui Virtual atau melalui Online.

“Cegah penyebarannya, hari raya Idul Fitri cukup dirumah aja tidak usah paksakan Mudik demi keselamatan dan kesehatan keluarga ditempat mudik,” tutupnya

Pantaun di Pos Penyekatan terlihat Wakasat Lantas AKP Mulmultazam bersama anggota memberhentikan pengendara Roda 2 dan Roda 4 yang diduga hendak mudik. Pemudik yang berhasil di putar balik rata-rata pengendara sepeda motor.

Baca juga : Bupati Lombok Barat Ingatkan Prokes Secara Ketat, Waspadai Varian Baru Covid-19

Dari beberapa yang di putar balik ada membawa surat tes antigen, surat tugas bekerja tetapi membawa perbekalan mudik di sepeda motornya, ungkap Mulmultazam kepada media. (Andi)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here