Kab. Sukabumi (obormerahnews.com)- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi menggelar rapat paripurna dengan agenda jawaban Bupati atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap tujuh Rancangan Peraturan Daerah (Raperda).

Baca juga : Polwan Polsek Bekasi Timur Bagi-Bagi Masker Dalam Sosialisasi PPKM dan Prokes 5M

Bupati Sukabumi, Marwan Hamami mengatakan, pembentukan raperda ini harus secepatnya dilaksanakan karena menggunakan anggaran daerah, harus efisiensi waktu, ekonomis dan harus efektif serta bermanfaat hasilnya.

“Nanti target-target itu harus diarahkan dan dicermati oleh Perda, supaya tidak menyimpang dari posisi. Insya Allah nanti kita bisa berdiskusi dalam pembahasan antara eksekutif dengan pansus atau komisi,” ujar Marwan, kepada awak media usai Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kab. Sukabumi, Palabuhanratu, Rabu (2/6/2021).

Sementara, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara menyampaikan, jawaban Bupati atas pandangan fraksi-fraksi akan menjadi masukan dalam pembahasan tujuh Raperda tersebut. Dimana pengkajian lebih lanjut akan dibahas oleh komisi dan Pansus DPRD.

“Jawaban Bupati tersebut sudah sesuai apa yang diharapkan. Tadi pun langsung dibentuk pembahasan-pembahasannya sesuai masing-masing komisi. Ada juga yang diciptakan melalui Pansus,” terangnya.

Dirinya berharap, Raperda-raperda tersebut harus bisa terlahirkan tepat waktu, karena sangat dibutuhkan sebagai landasan-landasan hukum untuk peraturan daerah di Kabupaten Sukabumi.

“7 Rapeda ini semuanya sangat penting, karena kami melakukannya dengan sangat hati-hati. Agar nanti kalau sudah terlahir dan sudah di syahkan jangan sampe tidak sesuai harapan masyarakat,” tandasnya.

Untuk diketahui, tujuh raperda yang dibahas dalam rapat tersebut yaitu penyertaan modal daerah kepada Perumda Agri Mandiri Sukabumi, penyertaan modal daerah kepada BPR Sukabumi, pengelolaan zakat, perubahan atas Perda Nomor 10 Tahun 2017 tentang penyelenggaraan administrasi penduduk.

Baca juga : Ini upaya Disdagkop Kab.Pangandaran Stabilkan Harga Barang Pokok saat Pandemi

Serta, perubahan kedua atas Perda Nomor 7 Tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah Pemerintah Kabupaten Sukabumi, rencana pembangunan jangka menengah daerah tahun 2021-2026, dan pemilihan kepala desa. (Hery)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here