Pangandaranv(obormerahnews.com)-Virus covid-19 gencarkan masyarakat khususnya wilayah Kabupaten Pangandaran. Banyaknya korban positif teridentifikasi virus covid-19 pemerintah kembali membuat peraturan PPKM darurat.

Baca juga : Sembari Sosialisasi PPKM, Polres Lombok Tengah Bagikan Sembako ke PKL

Untuk saat ini pemerintah Kabupaten Pangandaran menutup seluruh tempat wisata dan tempat keramaian di Kabupaten Pangandaran. Pemerintah membuat peraturan seperti ini untuk mengantisipasi supaya penularan virus covid-19 tidak semakin banyak dan menyebar semakin luas.

Tetapi dengan adanya aturan tersebut dapat melumpuhkan perekonomian masyarakat Kabupaten Pangandaran pada khususnya terutama para pedagang. Para pedagang sangat mengeluh karena harus kehilangan omset sehari hari.

Setelah obormerahnews.com berbincang dengan salah seorang pedagang di Pesisir Pantai Pangandaran sebut saja Budi merasa lelah dengan keadaan seperti ini,tapi apalah daya karena aturan memang harus dipatuhi.(17/07)

Baca juga : Babinsa,Bhabinkamtibmas dan Kepala Desa Mura Berikan Bantuan Sembako Serta Vitamin Pasien Isolasi MandiriĀ 

Saya berharap tidak ada lagi korban positif terpapar virus covid-19 agar semuanya kembali normal tidak akan ada lagi aturan seperti ini,dan korban terpapar tidak semakin banyak tentunya masyarakat dengan pemerintah harus saling mendukung dan sinergi dengan cara mematuhi aturan yang sedang berlaku yaitu menjalankan prokes untuk memutus rantai penularan dan jangan lupa berdo’a supaya wabah virus ini cepat berlalu,”pungkasnya.(Donie)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here