Bogor (obormerahnews.com)-Kapolsek Ciawi enggan mau dikonfirmasi saat ditanya terkait berita viralnya pungutan liar terhadap sopir angkot jurusan Sukabumi-Bogor.

Baca juga : Milangkala Obormerah Ke-3 Besok, Akan Bagikan 1000 Paket Sembako

Pasalnya pihak Polsek Ciawi tidak bersedia memberikan jawaban saat dicecar beberapa wartawan terkait anggotanya diduga terlibat pungli, Rabu (8/9)

Tampaknya Kapolsek seperti terburu-buru, hanya diarahkan untuk menjumpai Panit Reskrim, namun sangat disayangkan Panit Reskrim Polsek Ciawi Bripka Norman enggan dan tidak bersedia memberikan jawaban dengan alasan.

“Untuk lebih jelasnya silahkan dengan bapak Kapolsek ” ungkapnya

Sebelumnya, Sirait salah satu Sopir angkot jurusan Sukabumi-Bogor mengatakan, pemalakan ini sudah berjalan lama namun kita masih bersabar tapi dalam situasi saat ini uang Rp 5000 yang dikutip oleh calo liar bernama Bango sudah sangat meresahkan dan bila kita tidak membayar maka amarah atau pun kekerasan yang kita dapat seperti halnya terjadi pada saudara iyan ketika dia tidak membayar maka kaca spion mobil nya dipecahkan,” beber Sirait .

Hal senada dikatakan Iyan, sopir yang terkena pemukulan spion kaca mobil nya mengatakan, sebetulnya bukan saya tidak bermaksud membayar tapi ketika itu mobil saya lagi tidak ada muatan.

Saya sudah bilang sama Bango bahwa saya lagi tidak ada penumpang, namun bango tidak mau tau tentang jawaban saya lalu bango memecahkan spion kaca mobil saya dan membuat anak dan istri saya menjerit histeris ,”ungkap Iyan

Adapun pungutan Liar ini menurut informasi dari calo-calo yang ada di seputar Prapatan Ciawi mereka setor ke salah satu oknum Brimob berinisial A.

Namun menurut beberapa wartawan ketika mendatangi Polsek Ciawi sangat disayangkan Salah satu Anggota Polisi dari Panit Reskrim Bernama Bripka Norman tidak bersedia memberikan jawaban, menurut beliau untuk lebih jelasnya silahkan langsung dengan kapolsek.

Ditempat lain Sagala salah satu sopir Angkutan Jurusan Sukabumi – Bogor sangat setuju bila Pungutan Liar ini bisa di basmi dan segala calo liar di berantas. Dan bila ada aparat hukum.yang melindungi segera di pecat karena dalam situasi saat ini kami lagi susah untuk cari penumpang, karena adanya penumpang itu kebanyakan di prapatan Ciawi, namun calo-calo liar sudah mematok restribusi liar salah satunya Angkutan dengan Nama Norex .

Menurut informasi Norek ini bisa ngetem di Prapatan Ciawi karrna mereka sudah setor kepada calo dengan angka Rp.3 juta per bulan , sementara kami tidak sanggup membayarnya, ungkap sagala.

Baca juga : Polsek Pondokgede Laksanakan Kegiatan Vaksinasi Di 10 Lokasi Di 2 Kecamatan

Dia berharap dengan adanya prmberitaan ini semoga #PolrestaBogor atau pun Pihak #dishubbogor bisa memberantas pungutan liar ini.(Edy)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here