Kab.Tasik (obormerahnews.com)-Warga Desa Kawitan Kecamatan Salopa, Kabupaten Tasikmalaya, membangun jalan yang rusak secara swadaya, karena sudah hampir satu tahun pemerintah setempat juga belum turun tangan untuk memperbaikinya.

Baca juga : Viranya Vidio 2 Pelajar Mesum, Muspika Kec.Pagerageung dan KPAID Kab.Tasik Undang Pihak Pelaku

“Jalan yang rusak parah kita bangun dengan aspal hotmix,” kata seorang warga Asep Somantri, Minggu (28/11/2021).

Menurutnya jalan yang dibangun atas swadaya masyarakat itu, merupakan jalan kabupaten yang sudah rusak parah. Bahkan warga sempat menamai jalan itu jalan “seribu lubang”.

Meskipun sudah sering mengajukan untuk perbaikan kata Asep, pemerintah dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Tasikmalaya, juga belum juga bertindak apa-apa.

Sehingga membuat warga sekitar prihatin, dengan kondisi jalan yang merupakan akses utama masyarakat rusak dan tidak ada perbaikan sama sekali.

“Untuk itu warga inisiatif mengumpulkan donasi dalam rangka memperbaiki jalan rusak,” tuturnya.

Perbaikan itu lanjut Asep, memang harus segera dilakukan, mengingat karena kondisi jalan rusak menyebabkan kecelakaan, meskipun tidak sampai merenggut korban jiwa.

“Panjangnya kurang lebih 4 sampai 3 kilometer dan rencananya akan diperpanjang lagi hingga perbatasan desa,” katanya.

Dia mengaku selama pembangunan jalan secara swadaya berlangsung belum pernah ada dewan atau pun dari Dinas PUTR yang datang.

“Ari ker butuh suara mah dewan teh daratang, ari ker warga aya pangabutuh weh nu nglol-ngelol acan, naon atuh gawe na dewan,” sindir asep

Asep pun mengkritisi Pemerintah Kab.Tasikmalaya menilai tanggung jawab perbaikan infrastruktur jalan merupakan kewajiban pemerintah baik pusat maupun daerah yang tidak bisa dilimpahkan ke pihak lain. Sebab, anggaran perbaikannya sudah termasuk dalam setoran pajak.

Baca juga : Ingat, Mulai 24 Desember 2021, PPKM Level 3 Diterapkan di Seluruh Indonesia

“Pembangunan sekaligus pemeliharaan infrastruktur jalan raya sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah,” pungkasnya.(Baron)**

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here