Pangandaran (obormerahnews.com)-Tunggakan pajak bumi dan bangunan (PBB) di Kabupaten Pangandaran mencapai puluhan miliar.

Baca juga : 17 Desa di Kab.Pangandaran Diduga Masih Menunggak PBB, Wabup & Kepala Inspektorat Sebut Kita Cross Check Dulu

Nominal tersebut merupakan tunggakan dari 2021 hingga 2022 yang diduga mengendap di 88 desa.

Sub bidang (Subid) Penagihan BPKAD Kabupaten Pangandaran Widi Sukamto menyebut ada 88 desa yang Menunggak penyetoran PBB, sementara yang sudah lunas baru 5 desa dan yang sudah lunas diatas 50 % baru 9 desa.

Namun, Widi beralasan, tunggakan tersebut dikarenakan dampak Covid-19 sehingga interaksi yang terbatasi dengan langsung wajib pajak

“Sehingga kepala desa saat ini kesulitan dalam melakukan penagihan,” kata Widi, Sabtu (23/1/2022).

Sejumlah kepala desa, lanjut Widi, mulai berjanji segera melunasi tunggakan PBB-P2. Hal ini terjadi setelah inspektorat memeriksa desa yang belum bayar PBB

“Kami berharap desa yang menunggak PBB segera melakukan upaya pembayaran dan pelunasan,” imbau dia.

Baca juga : Bupati Jeje Janjikan Insentif RT/RW Cair Awal Februari 2022

Widi menambahkan BPKAD tengah meningkatkan komunikasi dengan seluruh kepala desa agar segera melunasi tunggakan PBB-P2. (Riz)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here