Ciamis (obormerahnews.com)-Anggota DPR-RI fraksi partai Demokrat Didi Irawadi, di dampingi Hj Hakimah Anggota DPRD Kabupaten Ciamis, menggelar sosialisi Waspada Pinjaman online ilegal yang di gelar di gedung dakwah islam Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis, Jumat (11/02/2022).

Baca juga : Pemkab Ciamis Ikuti Rakor Evaluasi PPKM Jawa Bali Bersama Menko Marves

Dengan di temani Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam kegiatan tersebut, menjelaskan bagaimana bahaya nya pinjaman online ilegal bagi kehidupan masyarakat,yang menyasar melalui media elektronik.

Menurut Didi Irawadi mengatakan,selama ini Ada dua jenis pinjaman online yaitu pinjaman online legal yang terdaftar di OJK, dan juga ilegal apalagi saat ini jumlah pin-jol ilegal semakin banyak.

“Yang berbahaya itu yang ilegal,karena mereka menghalal kan berbagai cara demi mencari nasabah nya, apalagi saat ini kondisi ekonomi masyarakat di saat pandemi bisa di katakan menurun, dan momen inilah yang di manfaat kan oleh mereka untuk menarik minat masyarakat” jelasnya.

“biasa nya mereka mencari nasabah itu,menyasar melalui pesan singkat lewat Hp,atau pun media sosial lain nya, dan sudah di pasti kan itu adalah kerjaan dari pinjaman online yang ilegal” ungkapnya.

Didi juga menambahkan, sampai saat ini, pihaknya terus menghimbau kepada OJK untuk terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya pinjaman online ilegal.

“Bahaya nya pinjol ilegal yaitu besar nya bunga yang di terapkan kepada nasabah, dan itu sama saja mencekik masyarakat apalagi yang sedang membutuhkan,” ujarnya.

“Dan cara membedakan mana pinjaman online ilegal dan yang legal, masyarakat bisa mengecek melalui situs resmi milik OJK,dalam situs itu sudah tercantum beberapa pinjaman online yang legal,” tambahnya.

Didi juga menambahkan pihak nya mengajak kepada seluruh masyarakat, agar berhati- hati dalam menghadapi, atau pun menerima tawaran dari pinjaman online ilegal.

“Saya pun mengingatkan kepada masyarakat agar Jangan mudah tergiur apabila menerima telefon, atau pun SMS dari siapapun yang menawarkan pinjaman berupa sejumlah uang,”tambahnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Ciamis, Hj Hakimah mengatakan, pihaknya juga berharap masyarakat bisa lebih jeli dalam melakukan pinjaman online.

“Walaupun memang saat ini ekonomi dirasakan sangat sulit apalagi sekarang dampak pandemi, dan jika masyarakat akan melakukan pinjaman online, lebih baik mereka memilih yang legal,dan jelas-jelas terdaftar di OJK,”ungkapnya

Baca juga : Warga Sukanagara Garut Kecewa, Duit untuk Beli Ambulans Dibelikan Mobil Plat Nama Pribadi Kades

“Dampak atau resiko yang akan di rasakan masyarakat jika melakukan pinjaman online diantaranya selain bunga nya yang sangat tinggi,juga nantinya, data pribadi mereka akan di sebar, dan itu pasti sangat merugikan” pungkasnya.(Revan)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here