Kota.Tasik (obormerahnews.com)-Masa jabatan Walikota Tasikmalaya berakhir Senin 14 November 2022, tetapi calon penjabat (Pj) Walikota yang akan menggantikan belum diketahui.

Baca juga : Kades Pusparaja Akui Dana Desa Dikerjakan Pihak Ketiga, Dedi Supriadi Sebut Bisa Buka Celah Korupsi

Untuk diketahui, penjabat (Pj) walikota dipilih untuk mengisi kekosongan pemimpin di daerah. Pj dipilih ketika kepala daerah telah memasuki masa akhir jabatan tetapi belum digelar pilkada.

Beberapa pejabat pemkot Tasikmalaya menginginkan Sekda Ivan Dicksan sebagai Pj Walikota, namun mereka mengaku, hingga kini pihaknya belum menerima informasi terkait calon Pj Walikota

Dia hanya mengatakan, Pj walikota yang mengisi posisi kosong tersebut sudah diusulkan Gubernur jabar ke Mendagri.

“Mekanismenya, nanti diganti PJ Walikota yang diusulkan Gubernur,” katanya saat dikonfirmasi obormerahnews.com, Kamis (12/5/2022)

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengaku sudah mengusulkan nama calon penjabat (Pj) ke Kementrian Dalam Negeri.

“Kami sudah mengusulkan untuk penjabat wali kota di kota Tasikmalaya yang akan habis tahun ini, Keputusan akhir dari Kemendagri belum kami terima, tapi usulan sudah kami lakukan dan yang dipilih tentunya berdasarkan kriteria sesuai aturan Kemendagri,” ujar Emil, di Gedung Sate, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (11/5/2022)

Emil menjelaskan, para calon penjabat yang diusulkan tidak semua berasal dari jabatan tinggi pratama (setara kepala dinas) di lingkungan Pemprov Jabar.

Eks Wali Kota Bandung itu mengusulkan kepada Pemerintah Pusat agar melibatkan peran legislative dari tiap daerah. Sebab para penjabat ini yang pasti berkecimpung di dunia politik.

“Kuncinya dikomunikasikan saja, kemarin juga ada masukan dari DPRD merasa tidak dilibatkan. Saya kira itu bagus karena nanti para penjabat ini harus berinteraksi politik, nah jadi aksestabilitasnya penting,” tuturnya.

Baca juga : Tinjau Arus Balik di Bakauheni, Kapolri Minta Masyarakat Manfaatkan WFH dan Libur Sekolah

“Saya menyetujui kalau ada sebuah prosedur yang melalui masukan dari dewan sehingga lebih kondusif,” pungkasnya.(Baron)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here