Ciamis Obormerahnews.com-Kisah cinta segi tiga yang di lakukan pengusaha Kapol dengan supir pribadi nya berujung penggerebegan oleh warga Selasa (16/04/2022)

Baca juga : Danrem 162: Akhiri Kunker, Panglima TNI  Beserta Rombongan Meninjau Sirkuit Mandalika

Pasangan yang diduga berselinguh HT (43) merupakan warga Dusun Cangkring, Desa Ratawangi dengan WN warga Desa Sukasari, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis

Penggerebegan dilakukan seteh beberapa warga mencurigai adanya hubungan kisah cinta segi tiga antara HT dengan WN. Bahkan warga juga ada yang mengatakan mereka sudah melakukan pernikahan secara sirih padahal HT Masih bersetatus istri syah dari US.

Menurut warga setempat Ade Canra mengatakan, awal nya permasalahan ini muncul ketika HT mengaku talah melakukan pernikahan secara sirih dengan WN kepada suaminya sementara dia masih bersetatus istri syah.

“Hal itulah yang membuat warga marah merasa lingkungannya di kototori dan tidak di hargai dengan prilaku kedua pasangan tersebut hingga melakukan pengerebekan.” Terangnya.

Lanjut Ade, WN sendiri merupakan karyawan dari HT yang sudah bekerja hampir 3 tahun sebagai supir pribadi. Mungkin hal itu yang membuat HT jatuh hati kepada WN, selain umur WN yang masih muda juga dia selalu pergi besama sama ketika mengatar barang keluar kota mungkin hal itu yang membuat ada benih benih cinta di hati mereka, “jelasnya.

Ade menambahkan, aksi yang dilakukan warga sempat mengalami kericuhan lantaran mereka sudah geram dengan perilaku pasangan tersebut yang seolah-olah menantang warga, alhasil kejadian itu pun sontak menjadi tontonan warga sekitar.

“Padahal sampai saat ini HT masih memiliki status sebagai istri sah dari saudara US, dan parah nya mereka bertiga itu tinggal di dalam satu rumah yang sama” jelasnya.

“Bahkan saat di datangi oleh warga tadi pun, HT mengaku sudah menikah dengan WN, dan masih bersikukuh akan mempertahankan WN meski dirinya sudah terlebih dahulu memiliki status sah sebagai istri dari US.

Guna masalah keamanan dan menjaga adanya kejadian yang tidak di inginkan, saat ini HT beserta WN saat ini di bawa ke Mapolsek Banjarsari untuk di lakukan proses mediasi” pungkaanya.

Sementara itu Kepala Desa Ratawangi Ahmad Hidayat mengatakan, dalam proses mediasi yang di lakukan di Mapolsek Banjarsari untuk menyelesaikan permasalahan tersebut akhirnya berujung dengan kesepakatan islah anatara kedua belah pihak dan di tuangkan dalam surat pernyataan.

“Dalam isi surat pernyataan tersebut, baik HT maupun WN mengaku mereka belum pernah melakukan pernikahan, dan hanya baru melakukan perselingkuhan saja” tuturnya.

“Namun pada point pertama isi surat pernyataan baik WN maupun HT mengaku sudah melakukan hubungan badan layaknya pasangan suami istri sejak tahun 2021” tambahnya.

Ahmad Hidayat juga menambahkan pada isi perjanjian tersebut, WN maupun HT menyampaikan permintaan maaf nya kepada warga sekitar atas segala perbuatan yang telah mereka lakukan.

Baca juga : Open Turnamen Bola Kades Cup Areta Legend Desa Tapir Di Buka Sekda Sumbawa Barat

“Mudah-mudahan dengan adanya kejadian ini bisa di jadikan pelajaran bagi mereka berdua, dan saya pun berharap kejadian semula tidak terulang kembali di lain waktu” pungkasnya.(Rvn)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here