Sumbawa Barat Obormerahnews.com-Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar konfrensi Pers dalam rangka rencana dan kepastian pembangunan Smelter Amman Mineral di kabupaten Sumbawa Barat.

Baca juga : Kapolda Metro Jaya Berikan Pembekalan Kepada Siswa Pendidikan Pembentukan Bintara Gel I tahun 2022

Semelter ialah peleburan adalah proses reduksi biji sehingga menjadi logam unsur yang dapat digunakan berbagai macam zat seperti karbid, hidrogen, logam aktif atau dengan cara elektrolisis.

Dalam konfrensi Pers tersebut, Bupati Sumbawa Barat Dr.Ir H.W.Musyafirin,MM menyampaikan tahap awal kontruksi akan dilaksanakan pada Oktober 2022.

“ Ini sekaligus menjawab keraguan tentang rencana pembangunan Smelter di Sumbawa Barat, tidak usah lagi ada keraguan itu sebab pihak Amman hari ini selasa (28/6/22) datang sosialisasi kepada Forkopimda,” terang Bupati Sumbawa Barat.

H.Firin menyatakan hal tersebut dalam konfrensi Pers setelah melaksanakan pertemuan tertutup dengan pihak Managemen PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT), Amman Mineral Industri (AMIN) dan PT Pengembangan Industri Logam (PT Pil Indonesia) di Graha Fitrah.

Keraguan publik soal pembangunan smelter sebelumnya dipicu dari beberapa kali rencana pembangunan smelter yang terus tertunda, belum lagi soal jumlah ton konsentrat yang akan di produksi yang kini berubah menjadi 900.000 ton konsentrat, begitu juga soal jumlah tenaga kerja yang akan diserap dalam tahap konstruksi berubah.

” Dimana sebelumnya disampaikan dibutuhkan tenaga kerja lokal berjumlah 2.600 orang kini menjadi 1.200 orang saja hanya 20 persen,dan itupun tenaga kerja yang memiliki skil atau pengalaman kerja,” jelasnya.

Lanjut Bupati untuk pembangunan Smelter ini, kami sudah meminta managemen Amman Mineral yang hadir agar benar-benar berdayakan tenaga kerja lokal, begitu juga UMKM lokal sebanyak-banyaknya agar bisa diserap sehingga memberi manfaat secara luas bagi sumber daya lokal.

Ditempat yang sama Seketaris Daerah Amar Nurmansyah,ST,. M.Si dalam konfrensi pers kepada media mengatakan, pemerintah mengapresiasi rencana pembangunan smelter dalam Pertemuan tersebut dihadiri oleh Vice President Corporate Affairs PT AMIN Aditya Mandala, serta perwakilan PT PIL, PT KTI, dan PT JGC Indonesia yang merupakan kontraktor proyek smelter dan fasilitas pendukungnya.

“Kuota lokal sebanyak 1.200 orang sesuai dengan job description yang di butuhkan oleh perusahan,sehingga kami juga meminta agar dalam pembangunan Smelter kantor nya harus di luar lokasi tersebut tujuannya untuk menarik tenaga kerja non skil di kantor tersebut seperti Cleaning Service,” paparnya.

Sekda juga menambahkan,media lokal agar bisa diajak untuk kerjasama dengan perusahan tersebut bukan dari media nasional saja,agar bisa menjalin informasi yang baik terkait dalam pemberitaannya tersebut.

Baca juga : TNI-Polri NTB Olahraga Bersama Fun Bike dan Senam Aerobik Dalam Rangka HUT Bhayangkara Ke-76 

Bupati KSB dalam kesempatan ini didampingi anggota Forkopimda lainnya diantaranya wakil Bupati KSB, Sekda KSB, Ketua dan Wakil Ketua DPRD KSB, Dandim 1628/SB, Kapolres KSB, Kajari KSB, secara tegas mengatakan dan mengajak publik tepis segala keraguan yang ada selama ini, dan publik diajak bersiap menyambut kehadiran smelter dan industri lainnya di Sumbawa Barat.(Red).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here