Ciamis Obormerahnews.com-Launching alat musik tradisional kolotik yang terbuat dari batok kelapa berlangsung sekejap namin meriah di Gedung Kesenian Kabupaten Ciamis Rabu (29/06).

Baca juga : Kapolda Metro Jaya Berikan Pembekalan Kepada Siswa Pendidikan Pembentukan Bintara Gel I tahun 2022

Dalam acara tersebut dihadiri Bupati Ciamis H. Herdiat, Sekda dan jajaran Kepala OPD Kabupaten Ciamis dan para undangan lainya.

Bupati Ciamis sangat mengapresiasi sekali pertunjukan Kolotik alat musik tradisional yang akan menjadi alat musik dan Marchandice ciri khas Kabupaten Ciamis dan bahkan menurut H. Herdiat udah layak go internasional.

“Saya sangat mengapresiasi sekali konser musik tradisional baru di dari Ciamis ini yang di kolaborasikan dengan alat musik moderen, suatu yang terbarukan hadir di Kabupaten Ciamis yang akan kita suport terus”. Pungkasnya saat sambutan.

Namun selain terdecak kagum setelah melihat konser tersebut, H. Herdiat juga ga segan mengkritik beberapa kekurangan dalam pertunjukan tersebut seperti, Sound sistem nya kurang maximal, kostum nya kurang heboh karena penampilannya biasa, lighting nya kurang maximal juga panggung nya yang terlesen biasa-biasa saja.

“Saya sangat senang dan gembira melihat performance alat musik tradisional yang di kolaborasikan dengan alat musik moderen, namun ada beberapa kekurangan yang menurut saya itu wajar karena baru, seperti Sound nya kurang membawa jiwa penonton melayang meskipun lagu-lagu yang di bawakan nya bermacam-macam, kostum pemain musik yang terkesan seperti di acara pernikahan, lighting dan panggung nya terkesan biasa-biasa saja. Namun saya cukup puas dengan perfoamance mereka”. Tandasnya.

Selain mengapresiasi pertunjukannya, Bupati menantang para anggota DPRD yang hadir berani tidak menggeluarkan anggaran untuk mengembangkan Kelotik ini dan Kepala Sekolah SMAN 1 Cimaragas tidak luput dari tantangan Bupati agar SMAN 1 Cimaragas menjadi SMA Negeri berbasis Seni dan Budaya, jika berani Pemerintah Daerah siap support anggaran nya akan di siapkan. Tandasnya.

Di pertunjukan tersebut, SMA Negeri 1 Cimaragas mengirimkan 36 siswanya untuk membawakan dan mengenalkan alat musik kolotik dan di bantu oleh 15 siswa dari SMP 1 Cimaragas, yang dimana Alat musik tradisional kolotik tersebut kedepannya akan dijadikan marchandice oleh-oleh khas Ciamis. Papar kepala Sekolah SMA Negeri 1 Cimaragas Mara Sukmara, S.Pd di temani Sang Istri Ibu Rosmiati.

Baca juga : Pembangunan Konstruksi Smelter Harus Dimulai Oktober Mendatang

Mara Sukmara juga mengatakan, SMAN 1 Cimaragas notabene Sekolah kecil, awalnya di minta dan di tanya oleh Kadis Budapora siap dan mau ga menjadi salah satu Sekolah yang mengembangkan alat musik kolotik. Awalnya ya ragu karena selain tidak ter tuang dalam RKAS namun dengan meraba-raba akhirnya kita bisa menyajikan perfoamens seperti ini. Dan kedepannya kita akan kembangkan di marcendice nya agar para siswa bisa belajar membuat alat musik tradisional kolotik itu, karena untuk di musik nya butuh ketangkasan khusus dalam merangkai dan meracik nada-nada nya,”Tandasnya.(Brata)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here