Kota Tasik Obormerahnews com-Penambangan pasir di Kp Puncak Sukawargi Rt 02 Rw 12 Kelurahan Linggajaya Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya dikeluhkan warga setempat.

Baca juga : Danrem 162/WB Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan VVIP Kunker Wapres RI Ke Wilayah Provinsi NTB.

Pasalnya, selain penambangan itu diduga tak berizin, juga dari pihak Kelurahan setempat masih belum melakukan musyawarah atau sosialisasi bersama warga yang kediamannya dekat dengan lokasi penambangan.

Hal ini disampaikan beberapa warga setempat, Ia mengaku jika penambangan tersebut, tidak mempunyai etika terhadap warga setempat.

“Kami mewakili warga setempat meminta kepada pihak Pemkot Tasikmalaya agar memberikan perhatian khusus sebelum adanya korban akibat terjadinya longsor dan dapat mereklamasikan salah satu aset lahan tersebut untuk di swakelola oleh masyarakat setempat dan dibangunkan tempat sarana pendidikan seperti Sekolah Dasar atau tempat lainnya yang bisa bermanfaat bagi masyarakat setempat daripada dibiarkan dan dijadikan ajang manfaat oleh sejumlah oknum penambang pasir ilegal yang berdampak buruk terhadap warga masyarakat setempat,”ucap ketua DKM Ustad Akik Darul Tahkik saat di konfirmasi di kediamannya dipuncak Sukawargi, Sabtu (02/07/2022.)

Akik mengaku dirinya merasa terganggu dengan adanya penambangan pasir tersebut, dan meminta kepada pemkot Tasikmalaya agar segera ditertibkan, tapi ini malah pemkot terkesan adanya pembiaran,” katanya

Jika hal itu dibiarkan, kata Akik, akan membahayakan terhadap warga setempat, apalagi jarak tebing tersebut tepat berada di samping badan jalan, itu sangat membahayakan sekali terhadap para pengendara roda dua atau roda empat yang melintasi jalan tersebut. itu kalau terjadi longsor gimana,”terangnya

Sementara itu, Ketua DPC PWRI Tasukmalaya Arief Cahyadin, S.Pd menilai dengan adanya laporan seperti ini kami merasa prihatin dengan adanya penambangan pasir ilegal dilokasi lahan milik aset Pemerintah Kota Tasikmalaya yang terkesan adanya pembiaran tersebut.

Arief berharap pihak Pemerintah setempat agar segera merespon keinginan masyarakat di reklamasi kan serta di swakelola kan oleh masyarakat setempat agar bisa menambah penghasilan masyarakat dan bermanfaat apabila Dinas terkait dalam hal ini mengetahui adanya penambangan pasir ilegal di lokasi lahan aset milik pemerintah Kota Tasikmalaya tapi tidak adanya upaya untuk pencegahan padahal ini sebuah resiko besar yang mengancam aktifitas warga keluar masuk perkampungan jika hal ini terus dibiarkan,” ucapnya

Terpisah, Ketua DPD KNPI Kab.Tasikmalaya Iim Ali Ismail,S.Sy.,M.H menegaskan bahwa itu sangat berbahaya bagi pengguna jalan kalau di biarkan seperti ini

“Pihak pemerintah jangan menunggu ada korban terlebih dahulu setelah ada korban baru ada gerakan jangan terlambat
Warga harus kompak untuk audien dengan pemkot kalau cara baik tidak di tanggapi maka akan lakukan lewat aksi saja kami sebagai aktifis siap untuk menjadi orator,”tegasnya.

Baca juga : Kolotik Akan Menjadi Alat Musik Dan Marchandice Kabupaten Ciamis Baru

Iim meminta kepada Dinas terkait dapat segera mengambil langkah dan mengabulkan permintaan masyarakat setempat. dan kami juga mengusulkan untuk lahan tersebut untuk di reklamasi dan di swakelola kan saja oleh masyarakat sekitar, karena masyarakat sekitar background nya pemecah batu dan tukang ayak pasir, jadi biar ada mata pencaharian buat warga sekitar akan tetapi hal itu harus ada izin resmi dari Dinas terkait”, pungkasnya.(Joy)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here