Kota Tasik Obormerahnews.com-Sejumlah warga Sukawargi Kelurahan Linggajaya Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya mengancam akan demo besar-besaran ke bale kota Tasikmalaya.

Baca juga : Warga Linggajaya Curhat, Maraknya Penambang Pasir Ilegal, Ketua KNFI Sebut Pemkot Tasik “Boyot”

Pasalnya, demo tersebut menolak keras terhadap tindakan Pemkot Tasikmalaya yaitu Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) yang dianggap tidak berpihak kepada warga terkait penambangan pasir Ilegal yang sangat membahayakan warga.

Ketua Karang Taruna Kelurahan Linggajaya Ustadz Iil Ahmad Hilmi meminta kepada pihak Pemkot Tasikmalaya agar segera meratakan tebing pasir tersebut dan nantinya akan dibangunkan sebuah Sekolah untuk sarana pendidikan yang selama ini jarak tempuh Sekolah Dasar yang ada sangat jauh lokasinya dari pemukiman warga untuk ditempuh oleh anak-anaknya,”pintanya.

Menurutnya, terkait keputusan Pemkot telah melakukan pemasangan patok dan papan pemberitahuan atau peringatan lainnya di lokasi tebing pasir milik aset Pemkot dalam hal menindaklanjuti keinginan masyarakat yang selama ini diajukan baik secara lisan ataupun secara tertulis yang sampai saat ini belum ada tanggapan dari pihak Pemerintah Kota Tasikmalaya.

“Kami bersama sejumlah warga yang ada di Kelurahan Linggajaya Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya akan melakukan aksi atau audiens kepada pihak Pemkot khususnya pihak BPKAD jika keinginan dan permohonan dari masyarakat Linggajaya masih juga belum dikabulkan dan terkesan diabaikan,”tambahnya.

Dia berharap Pemkot untuk segera merealisasikan keinginan warga yaitu meratakan tebing itu, jangan dipasang patok kembali karena dulu juga sudah pernah dipasang patok namun itu dianggap kurang epektif mending di ratakan saja dan dibangunkan Sekolah Dasar di area lokasi tebing tersebut yang selama ini sangat meresahkan masyarakat dan dikhawatirkan terjadinya longsor kembali,”harapnya.

Baca juga : Polri Buru KKB Papua Pembunuh Pendeta dan 9 Warga

Sementara itu, Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Kelurahan Linggajaya, Ustad Akik Dahrul Tahkik meminta pihak Pemkot agar segera meratakan tebing pasir yang berada tepat dibelakang rumahnya agar tidak membahayakan warga sekitar khususnya para pengendara yang melintas dijalan yang berada tepat di samping tebing tersebut sebelum hal yang tidak diinginkan oleh masyarakat seperti terjadi longor,”tegasnya.(Joy)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here