Kota Tasik Obormerahnews.com-Menyikapi terkait maraknya penambang Pasir ilegal di salah satu tebing pasir yang berlokasi di Puncak Sukawargi RT 02 RW 12 Kelurahan Linggajaya Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya yang merupakan salah satu lahan milik aset Pemerintah Kota Tasikmalaya (Pemkot) yang luasnya mencapai 5600 persegi atau setengah hektar.

Baca juga : Polri Buru KKB Papua Pembunuh Pendeta dan 9 Warga

Ketua KNFI Tasikmalaya Iim Ismail, S.Sy. M.H menuding Pemkot Tasikmalaya kurang cepat tanggap alias “Boyot” dalam menyikapi keluhan dan keinginan warga masyarakat yang selama ini belum juga terealisasi

“Seharusnya pihak Pemkot segera proaktif dalam menanggapi keluhan dan keinginan masyarakat tersebut untuk membangun Sekolah sebagai sarana dan prasarana penunjang pendidikan mengingat lokasi Sekolah Dasar saat ini sangat jauh jangkauannya dari masayarakat Kampung Sukawargi Kelurahan Linggajaya Kecamatan Mangkubumi yang ada di sekitar lokasi tebing pasir milik Pemerintah Kota Tasikmalaya,” ungkapnya saat di konfirmasi lewat sambungan watshapnya Kamis (14/06/2022)

Sementara itu, Kepala BPKAD Kota Tasikmalaya Asep Goparullah mengaku sudah menggelar rapat pada hari Rabu, 13 Juni 2022 yang hadiri oleh beberapa pejabat terkait diantaranya.Dinas LH, Dinas PUTR, Inspektorat, Satpol PP, Kabag hukum, Kabag Pemerintah, Camat Cihideung, Camat Mangkubumi, Lurah Yudanegara Beserta LPM, Lurah Linggajaya serta LPM

“langkah pertama yang akan dilakukan oleh pihak BPKAD dan seluruh OPD yang terkait akan melakukan pemasangan patok batas tanah kembali, pemasangan papan pemberitahuan tanah milik Pemerintah Kota Tasikmalaya dilokasi, dan pemasangan papan peringatan waspada longsor serta pemasangan papan peringatan pencurian yang akan dikenakan sanksi pidana agar meminimalisir dan mencegah adanya oknum yang melakukan penambangan pasir ilegal di lokasi tersebu.

Baca juga : Danrem 162/WB Pimpin Penyerahan Jabatan Kasrem 162 dan Sertijab Kasilog.

Selain itu, Kata Asgop dia, dalam waktu dekat ini pihaknya beserta OPD yang terkait akan segera turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan lokasi dan ke lahan terhadap optimalisasi bukit tersebut yang hasilnya nanti akan dilakukan pembahasan ulang,” pungkasnya.(Joy)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here