Sumbawa Barat Obormerahnews.com-Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumbawa Barat dalam waktu dekat bakal menggelar Job Fair yang dijadwalkan pelaksanaannya pada tanggal 15-16 Agustus 2022

.Baca juga: Buka Latsar, Rektor IPDN Ingatkan Calon Praja Pratama Jauhi Narkoba dan Tindakan Tercela

Tentunya ini menjadi angin segar bagi warga KSB khususnya para pencari kerja.

Ir H.Muslimin HMY MSI Event Job Fair 2022 yang rencananya bakal melibatkan kurang lebih 100 perusahaan berskala kecil maupun besar tersebut secara umum memberikan kesempatan bagi masyarakat khususnya para pencari kerja untuk melihat langsung perusahaan yang menyiapkan lowongan pekerjaan, ungkap Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumbawa Barat, Ir H Muslimin HMY MSI.

Terkait dengan rencana pelaksanaan Job Fair 2022, lanjut Ir H Muslimin HMY MSI menambahkan, setiap perusahaan diwajibkan membuat job kebutuhan tenaga kerja secara transparans.

“Nantinya, dalam momentum Job Fair tersebut disampaikan dalam bentuk brosur agar diketahui oleh masyarakat Sumbawa Barat, sehingga para pencari kerja mempunyai persiapan sesuai kebutuhan, dan job lamaran dilaporkan ke dinas Tenaga kerja dan transmigrasi Kabupaten Sumbawa Barat,” terang H Muslimin dalam kegiatan sosialisasi Job Fair bersama dengan 100 Perusahaan baik besar, sedang dan kecil yang digelar diruang pertemuan Disnakertrans pada Selasa ( 02/08 ).

Dari data sementara, Perusahaan yang siap mengikuti Kegiatan Job Fair selama 2 hari, terkait jumlah perusahaan yang ikut berpartisipasi tercatat 50 perusahaan yang siap ikut dari 195 perusahaan yang ada di kabupaten Sumbawa Barat,” ujar H Muslimin.

Dengan harapan Job Fair 2022 untuk mempermudah Pencari Kerja mendapatkan informasi Job Naker pada masing -masing Perusahaan, dengan target masing-masing perusahaan merekrut tenaga kerja minimal 5 orang, baik itu yang Skill maupun non Skill diluar kebutuhan 1.200 orang untuk kesiapan pembangunan Pabrik Smelter tambang Batu Hijau PT AMMAN melalui satu pintu.

Yang mana Job Fair bertema gotong royong ini, untuk memudah para pencari kerja mendapatkan informasi yang akurat pada masing-masing perusahaan sesuai kebutuhan, dan masyarakat dapat mengikuti kegiatan tersebut dan memperoleh informasi Job Kerja secara transparan dan akuntabel,” tukasnya.

Indikator keberhasilan dunia usaha adalah mengurangi angka pengangguran, khususnya di kabupaten Sumbawa Barat, maka dengan program Job Fair ini sedikit tidak bisa mengurangi angka pengangguran di kabupaten Sumbawa Barat ini.

Job Fair merupakan salah satu cara informasi kebutuhan tenaga kerja pada masing-masing perusahaan secara terbuka, sesuai dengan Perda Nomor 13 Tahun 2017 yang dimungkin perusahaan melakukan rekrutmen sendiri calon tenaga kerja yang dilaksanakan secara terbuka dan transparan, yang berkoordinasi dengan dinas terkait, ” Urai H.Muslimin.

Lebih lanjut H Muslimin menekankan, bahwa Job Fair bukan dari bagian tenaga kerja 1200 yang dibutuhkan, melainkan untuk membuka ruang informasi rekrutmen tenaga kerja yang akan datang sesuai kebutuhan.

Adapun target diselenggarakan Job Fair tersebut, dengan 50 perusahaan yang mengikuti, maka akan membuka kesempatan kerja baru minimal 250 tenaga kerja dengan komposisi masing-masing perusahaan merekrut 5 tenaga kerja secara bertahap sesuai kebutuhan perusahaan nantinya, baik itu Naker Skill dan non Skill,” jelas H,Muslimin.

Baca juga: DPRKPLH Kab.Ciamis Bangun 500 Unit Rutilahu pada 2022, Kades Imbanagara Merasa Bahagia

Masih kata H.Muslimin, bahwa Job Fair itu tujuan utama adalah untuk menimalisir proses naker di luar jalur, untuk itu Job Fair untuk mengetahui jumlah Naker yang dibutuhkan kedepannya.(Red).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here