Ciamis Obormerahnews.com-Dalam laga Asean Para Games XI 2022 di Solo Techno Park, Supriatna Gumilar (Chuking) dari Kabupaten Ciamis dan Kusnanto dari DKI Jakarta Doble putra Indonesia meraih medali emas kelas TT9 setelah mengalahkan pesaingnya dari Negara Vietnam, Malaysia dan Philipina Rabu (03/08) kemarin ini, sehingga dalam laga final tenis meja double putra mempertemukan Indonesia melawan Indonesia. Yang hasil Final tersebut dimenangkan oleh Supriatna Gumilar dan Kusnanto setelah melibas Hilmi dan Arman dengan skor telak 3-0.

Baca juga: 300 Kepala Keluarga Nelayan Dapat Bantuan Beras Dari Pemdes Poto Tano

Pelatih Baskoro Aji mengatakan, semangat para atlet di pertandingan doubel ini, membawa kemenangan hingga puncak. Untuk itu, pencapaian ini tidak lepas dari doa, tekad dan semangat.

“Saya sangat bersyukur atas capaian yang sangat luar biasa ini, setelah kita mendapatkan medali emas di tim beregu kemarin, sekarang raih emas kembali di tim doubel. Dan juga tidak lepas dari dukungan serta doa masyarakat Indonesia, semoga emas yang kita persembahkan ini membawa Indonesia ke juara pertama di ASEAN Para Games Solo 2022 ini,”Paparnya .

Sejak awal pertandingan, Chuking sudah menargetkan dua medali emas dari tim beregu dan double, akan tetapi menurutnya kalau nanti di tunggal juga bisa meraih medali emas lagi, itu adalah bonus kemenangan yang dianugerahkan tuhan kepadanya. Dan Supriatna Gumilar mengucapkan rasa syukur dan gembiranya atas target dua medali emas bisa tercapai.

Chuking tidak memungkiri selain banyaknya atlit-atlit muda yang terjun juga terdapat tingkatan kesulitan tersendiri dalam setiap pertandingan, namun dengan demikian akan menjadi re-generasi bagi Nasional Paralympic Comite Indonesia (NPCI).

“Saya melihat dari negara-negara lain pun sudah menurunkan atlet-atlet muda, dan tentunya itu akan menjadi evaluasi bagi NPCI Jawa Barat untuk melatih anak-anak muda agar ada re-Generasi dan persiapan pada Peparda VI november 2022 mendatang.” ungkapnya.

Di Bulan September mendatang, Supriatna Gumilar menjadi salah satu Atlit dari Jabar selain 8 Atlit yang akan di berangkatkan ke ajang kualifikasi Yunani Open mewakili Indonesia.

“Alhamdulilah Saya terpilih menjadi salah satu wakil Indonesia yang akan berangkat ke ajang kualifikasi Yunani Open dan ajang kualifikasi Yunani Open nanti menjadi persyaratan menuju olimpiade paralimpik di Prancis 2024 mendatang”. Terangnya.

Baca juga: Hendak Liputan Proyek Sekolah, Dua Jurnalis Dintimidasi Pokmas SMPN 1 Pancatengah

Supriatna menambahkan, “sebelumnya saya berniat pensiun dini dari Atlit tenis meja, namun sepertinya Saya masih di butuhkan untuk bertanding di ajang single event ITTF nanti. Dan medali emas yang saya raih, Saya persembahkan untuk Negara tercinta, Jawa Barat dan terutama untuk kota kelahiran saya yaitu Kabupaten Ciamis,” Tegasnya.(Brata)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here