Kab.Tasik Obormerahnews.com-Proyek pembangunan ruang perpustakaan dan ruang UKS di Sdn Langensari Kecamatan Taraju  Kabupaten Tasikmalaya diduga sarat korupsi.

Baca juga: Ketua LPM dan Supplier Diduga Bersekongkol, Anggaran Rutilahu di Markup, Kuwu Pamotan: Tidak Tahu

Pasalnya, proyek yang masing-masing menelan anggaran sebesar Rp 215.383.000 dan Rp 82.625.000 itu diduga tidak sesuai spek.

Ketua Pokmas dituding sudah berbuat curang dan sudah mengabaikan RAB

Anggaran Proyek Pembangunan Perpustakaaan dan ruang UKS SDN Langensari Taraju Kab.Tssikmalaya

Besi yang dipakai adalah besi berukuran 10 mm dan besi untuk cincin gunakan besi ukuran 6 mm, seharusnya menggunakan besi 12 dan 8 mm sehingga disinyalir tidak memenuhi bestek

Menurut informasi, proyek pembangunan ruang perpustakaan dan ruang UKS di Sdn Langensari dari dana Alokasi Khusus (DAK) 2022

Dari penelusuran Obormerahnews.com di lokasi pembangunan sekolah, terlihat menggunakan besi ukuran 10 dan 6

Bahkan pembangunan ruang UKS tidak sesuai dalam gambar.

Baca juga: Kepsek SDN Talonang Baru Menerima Kunjungan PWI KSB

Sementara itu, Ketua Kelompok Masyarakat (Pokmas) Sdn Langensari Kurniayan mengaku ada kesalahan teknis, namun dia tidak menjelaskan alasan kenapa menggunakan besi 10 dan 8, padahal dalam gambar harus menggunakan besi 12 dan 8,” pungkasnya.(Tim)***

1 KOMENTAR

  1. Kalau salah teknis harusnya gambar diganti dlu kemudian disetujui lagi dan kalau ukuran besi udah ada di Rab tidak boleh direbah sesuai itu udah menyalahi Keppres dan aturan pelalangan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here