kota Tasik Obormerahnews.com-Wali Kota Tasikmalaya, HM Yusuf yang terlihat cekcok dengan pedagang kaki lima di Pedesterian jalan Cihideung viral di medsos setelah tersebar pada Sabtu (5/11/2022)

Baca juga: Menilik Kekuatan Jika Ganjar Duet dengan Anies Baswedan di Pilpres 2024, Ini Kata Dosen STAINU Tasikmalaya

Dalam vidio tersebut terlihat HM Yusuf yang sedang meninjau pembangunan Pedesterian di jalan Cihideung Kota Tasikmalaya

Diketahui, HM Yusuf dihampiri ibu ibu pemilik toko kain yang mengeluh dampak penataan pembangunan Pedesterian karena bongkar muat jauh harus di Pasar wetan, tetapi Walikota HM Yusuf itu justru tidak terima dan berdebat dengan ibu pemilik toko kain tersebut

Viral di medsos, HM Yusup beradu argumen dengan ibu pemilik toko kain dibalas HM Yusup dengan nada sedikit emosi hingga terjadi percekcokan

Saat sang ibu pemilik toko kain mengeluh jauhnya bongkar muat barang, tapi malah di jawab Walikota, “Itu bukan urusan saya,” ucapnya

Sementara itu, Praktisi Hukum Dani Safari Effendi,SH memandang, sebaiknya Pak Walikota Tasik di masa jabatan akhir itu harus khusnul hotimah alias “alus panungtungan“.

lanjut Dani, karena apa? sebab nanti yang memilih jadi kepala daerahnya adalah warga kota Tasikmalaya bukan pejabat, ingat warga kota Tasikmalaya. Jujur saya pendukung pertama dan utama yang sudah melekat di jiwa rakyat dan warga Kota Tasikmalaya memohon Maaf kepada Warga Kota Tasikmalaya

Dani mengaku, dirinya sebagai praktisi Hukum meminta kepada Walikota Tasikmalaya untuk segera meminta maaf kepada Warga Kota Tasikmalalaya

Karena, menurut Dani, setiap pejabat dan elit politik untuk harus bersikap jujur, amanah, sportif, siap melayani, berjiwa besar dan memiliki keteladanan.

Baca juga: Walikota Sukabumi Targetkan Akhir Bulan November, Pembangunan Trotoar Sudah Rampung

“Saya sebagai pendukung pertama memohon maaf yang sebesar besarnya terhadap Warga Kota Tasikmalaya secara Pribadi dan Saya sebagai praktisi Hukum meminta kepada Walikota Tasikmalaya untuk meminta maaf kepada Warga Kota Tasikmalalaya,” pungkasnya.(RD)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here