Dugaan awal mengarah pada masakan ayam bakar dari Dapur UD Nabila Erni. Makanan tersebut seharusnya disalurkan ke SMAN 1 Brang Rea, namun karena siswa telah pulang, sebanyak 495 porsi dialihkan ke Pondok Pesantren Himatul Ummah. Semua korban keracunan saat ini telah dipulangkan ke rumah masing-masing setelah mendapatkan penanganan medis.
Menanggapi insiden ini, pihak kepolisian telah mengambil langkah-langkah penyelidikan, termasuk pemeriksaan terhadap santri, siswa, dan ketua SPPG mandiri Kecamatan Brang Rea, serta pimpinan Pondok Pesantren Himatul Ummah dan Kepala SMPN 4 Brang Rea.
Sebagai langkah awal penanganan dan pencegahan, direkomendasikan agar:
* Dapur UD Nabila Erni untuk sementara dihentikan melakukan penyaluran MBG mulai 1 November 2025, hingga waktu yang belum ditentukan.
* Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat segera mengambil sampel MBG dari UD Nabila Erni untuk dibawa ke rumah sakit Provinsi guna pengecekan lebih lanjut.
* Dilakukan pendataan ulang jumlah siswa dan santri yang mengalami keracunan akibat MBG.(Red)
