“Proyek ini kan dikerjakan swakelola oleh sekolah, kepsek yang belanja langsung secara online melalui aplikasi SIPLah, namun oknum sering menyiasatinya lewat mark-up harga barang di aplikasi,” ungkapnya

Saat dimintai tanggapan melalui pesan aplikasi Whstsapp, Kepala sekolah Medangkamulyan, Tomi menepis terkait hal itu.

Tomi menjelaskan bahwa yang belanja barang panitia bersama komite malah komite ikut bekerja.

Baca juga: Dugaan Penyelewengan Program MBG di Desa Margaluyu Kab Tasik: Porsi Tak Sesuai Harga, Distribusi Pakai Mobil Usang, Langgar Juklak BGN

“Saya sebagai penanggung jawab hanya menyetujui dan mengecek kualitas barang yang dibeli,” katanya.(Baron)**

1 2
Share.
Leave A Reply

Exit mobile version