Melalui talk show ini, Ia berharap menjadi refleksi bagi semua wartawan khususnya liputan di wilayah Kabupaten Pangandaran.
“Karena, kita sadari sekarang sudah terjadi tsunami informasi. Banyak orang menyerap informasi dari gadget, tentu ini harus disaring dengan baik oleh jurnalis melalui jurnalisme positif,” kata Aldi.
Sedangkan untuk anggaran pelaksanaan talk show ini, hasil dari swadaya teman-teman wartawan dan sejumlah donatur.
Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Pangandaran, Muhtadin mengapresiasi, kegiatan yang dilaksanakan oleh teman-teman Jurnalis di Pangandaran.
“Ini adalah sebuah ikhtiar yang dilakukan teman-teman Jurnalis dalam memutus mata rantai hoax. Profesi wartawan punya arti penting dalam arus pergerakan demokrasi di Kabupaten Pangandaran. Tentu, KPU sangat terbantu dan kami sangat presiasi,” ungkapnya.
Ia berharap, kegiatan tersebut mampu mendesain tata kelola demokrasi sekaligus memberikan semacam inspirasi bagi seluruh lembaga di Pangandaran.
Baca juga: Sat Res Narkoba Polres Sumbawa Barat Ringkus Terduga Pengedar Sabu
“Dimana, bisa menempatkan media dalam posisi yang penting dan terhormat di arus pergerakan informasi di Kabupaten Pangandaran,” ujarnya.(Riz)**

