Pemegang Tongkat komando di Kodim 1628/Sumbawa Barat tersebut menambahkan, bahwa seorang prajurit sejati boleh pensiun dan purna ,namun semangat dan jiwanya tetap berkobar dan membara untuk membela NKRI tercinta.
“Tanamkan jiwa Prajurit di dalam hati yang patuh terhadap aturan,santun dalam berprilaku,serta dapat menjadi contoh teladan, disiplin dan menjadi panutan bagi masyarakat sekitar, selamat menikmati masa pensiun, semoga sehat selalu dan selamat berkumpul kembali dengan keluarga,” tutur Pamen TNI 2 melati di pundak.
Di akhir amanatnya, Dandim menegaskan bahwa kinerja dan dedikasi anggota yang purna maupun pindah satuan tersebut agar dijadikan acuan dan lecutan semangat oleh para anggota Kodim 1628/Sumbawa Barat yang masih aktif berdinas.
“Beliau adalah tauladan yang sangat baik, dedikasi dan kerja keras serta Pengabdiannya kepada bangsa dan negara patutnya menjadi acuan bagi kita semua dalam menjalani masa dinas, semangat dan pengorbanan beliau patut kita jadikan tauladan, jaga komunikasi dan silaturahmi walaupun kita sudah tidak lagi berdinas ditempat yang sama.”pungkasnya.
Acara tradisi pelepasan purna tugas dan pindah Satuan ini wilayah dengan upacara penghormatan kemudian dilanjutkan dengan pemberian cindera mata oleh Komandan Kodim, Serta pemberian ucapan selamat yang di ikuti oleh seluruh prajurit dan PNS Kodim 1628/Sumbawa Barat.(Red)

