Zakiah bersyukur Alhamdulillah berkat pelatihan dari PT.AMMAN Brending kami bisa di kenal omset bisa meningkat,omset awal 500 ribu hingga bisa mencapai 100 juta karena melalui media sosial.Dari pelatihan tersebut kita dalam perdagangan harus pertahankan rasa dalam produk, kami pernah mengirim prodak ke luar negeri yaitu hongkong.
Menurutnya, orang jual Bakso tidak mungkin bisa di jual ke luar negeri, karena kita mendapatkan pelatihan dari PT.AMMAN kami bisa lakukan seperti itu, kemudian kami mendapatkan sebagai peserta Brending urutan terfavorit,terpilih mewakili wawancara produk AMMAN karena kami pernah jualan di Mandalika di Sirkuit MotoGP sehingga produk kami di kenal di kanca internasional.
Ia menceritakan, kenapa omset 100 juta perbulan karena harga daging sapi itu mahal, awal kita produksi hanya 2,5 -5 kg sekarang bisa mencapai 15- 30 kg per hari,karna kami memiliki mitra kerja yaitu orang mengambil barang dengan Brending kami ,kemudian mereka jual dan alhamdulillah mereka bisa berpenghasilan melalui prodak kami ini.
” Kemudian jualan kami pertama hanya bakso Mangkuk saja namun sekarang ada bakso Wajan dan bakso Dandang Mini disitulah omset kami meningkat. Sehingga ketika ada Bazar/ Pameran dan Catering omset kami bisa 3 jutaan.” jelasnya.
Baca juga: Kapolres Sumbawa Barat Bersama Kapolres Jajaran Polda NTB Hadiri Malam Kenal Pamit Kapolda NTB
Sehingga dalam sehari omset bisa 3 juta hingga 6 juta,walau kami sudah memiliki Brending kami tidak menunggu bola namun kami menjemput bola dengan menawarkan produk ke Pemerintah Daerah yaitu mendatangi ke Dinas-Dinas ketika ada pesanan kami menggunakan Dandang Mini.(DND)**

