Indah mengatakan,bahwa penyediaan rapid tes urine melalui Dinkes yang dipergunakan untuk melaksanakan deteksi dini baik untuk masyarakat, Instansi pemerintah maupun pendidikan di sekolah-sekolah, karena narkotika sudah banyak menyasar ke dunia pendidikan yaitu tingkat SMP, SMA dan tidak menutup kemungkinan bisa terjadi di tingkat SD.

” Dan juga ada kegiatan-kegiatan P4GN
(Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika) melalui Bakesbangpol dan kepala pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat yaitu Bupati dan Wakil Bupati berkomitmen untuk mendukung upaya- upaya P4GN, karena saat ini di KSB sangat marak untuk penyalahgunaan narkoba,” tegasnya.

Ia menuturkan, keberadaan Klinik Pratama BNN Sumbawa Barat sangat dibutuhkan sekali oleh masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat terutama dalam rangka merehabilitasi penyalahgunaan narkoba.Ini harapan besar masyarakat, dan kita berharap semoga dengan adanya klinik ini akan dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat Sumbawa Barat.

Sementara itu, Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Syaifuddin, ST,M.M.Inov dalam sambutannya berharap, dengan adanya Klinik Pratama BNNK KSB dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama memerangi Narkoba di kabupaten Sumbawa Barat. ” Di Daerah kita sekarang ini, kita tidak boleh menutup mata bahwa sudah banyak yang terpapar narkoba, terutama di kota Taliwang. Bersama BNNK kita juga telah laksanakan program Desa Bersinar sebanyak 18 Desa, tetapi Narkoba masih tetap menjadi persoalan berat. Pemerintah Daerah hanya bisa memberikan pelayanan, membantu mengantisipasi, namun tidak bisa menangkap karena ini sudah menjadi ranahnya kepolisian, kejaksaan, dan BNN.

Baca juga: Kemendagri Siapkan Surat Edaran Efisiensi Anggaran untuk Kepala Daerah

” Kita berharap juga fungsi rehabilitasi yang kita laksanakan, mudah-mudahan sudah ada surviornya, dokter, dan perawat. Kita berharap betul kepada Kepala BNNK Sumbawa Barat untuk memberikan pelayanan yang maksimal bagi masyarakat untuk berkonsultasi. Banyak masyarakat KSB yang mau barubah, tapi takut ketahuan. Kami berharap bisa dibuka ruang seluas luasnya bagi masyarakat, mungkin bisa melalui Call Center, bisa juga datang ke rumahnya, bukan hanya di kantor, saya yakin ini bisa kita lakukan karena KSB jumlah penduduknya tidak terlalu besar. Kita berharap kita bisa menjadi contoh bagi masyarakat dan daerah lainnya dalam memberantas Narkoba,” pungkas Wakil Bupati KSB.(Red)

1 2
Share.
Leave A Reply

Exit mobile version