Adalah kelompok yang kita tidak tahu apa motifasinya dengan lantang menolak pormula portopolio (berhutang ke bank) yang sesungguhnya sangat kita harapkan jadi andalan menyelamatkan periuk nasi kita agar bisa ngebul lagi.

Celakanya mereka hanya menolak tanpa menyuguhkan solusi kongkrit secara teknis yang terukur untuk menyelamatkan APBD 2024 utamanya periuk nasi kita yang kita namakan TPAPD agar terbayar.

Ide mereka mirip seperti proposal skripsi yang belum tuntas “hanya baru sampai pada rumusan masalah tanpa solusi”.padahal saat ini sudah waktunya diimplementasikan karena ruang diskusi idealnya dalam rumasan penetapan KUA-PPAS. Proposal tanpa solusi seperti itu Pasti dicoret oleh dosen pembimbing alih-alih menjadi sarjana, ke sidang skripsi saja masih jauh.

Kita tidak peduli dengan motifasi mereka, kita tdk peduli juga dengan syahwat apa yang sedang ingin mereka capai. Kita hanya sedang menyelamatkan periuk nasi kita (tpapd) agar tidak mereka tumpahkan.

Kita tidak peduli siapa bupatinya bahkan kita juga tidak peduli kepentingan politik praktisnya, yang kita jaga adalah bagaimana supaya apbd 2024 kab pangandaran sehat sehingga periuk nasi kita selamat.

Baca juga: KPU Pangandaran Ingatkan Netralitas Aparatur Desa di Pemilu 2024

Maka kemudian Bergerak bersama mendukung portopolio menjadi penyeimbang opini dan gerakan dari mereka ysng menolak portopolio menjadi penting dan keniscayaan.(Riz)**

1 2
Share.
Leave A Reply

Exit mobile version