Namun, dana non-earmark yang dihentikan justru merupakan komponen terbesar yang selama ini menopang kebutuhan operasional desa, mulai dari insentif guru TK/PAUD dan guru ngaji, internet desa, gaji operasional perangkat hingga pemberdayaan masyarakat dan pembangunan fisik.
“Yang dihentikan itu dana non-earmark padahal justru dana itu yang paling banyak dipakai untuk membayar kegiatan rutin desa serta pembangunan dan pemberdayaan masyarakat,” ujarnya
Soal aplikasi onspam eror, Alfie menjelaskan kalau memang eror dari sistem aplikasi onspam hambatanya, maka Kemenkeu harus segera mengevaluasi perangkat sistemnya agar harapan pak Purbaya yaitu menstimulasi pertumbuhan ekonomi di bawah itu terealisasi dengan tepat dan cepat.
Baca juga: Forum Lembaga dan Putra Daerah Pancatengah Deklarasi, Kawal & Kontrol Sosial Transfaran
“Kan pasti ada masyarakat yang jadi tukang ,karena pola pembangunan dari dana desa itu padat karya ,pasti kan masyarakat ada yang dagang material, ada yang dagang makanan untuk para pekerja, lalu setelah di bangun akan lebih mudahnya masyarakat mencapai ke titik tujuan ,pendidikan ekonomi,kesehatan, kalau yang dibangunya itu jalan lingkungan, kan ahirnya semua bergerak maju sesuai harapan kita semua,’ pungkasnya.(RD)**

