” Mengajak kepada seluruh organisasi keagamaan di Kabupaten Sumbawa untuk mensukseskan Pemilu dan pilkada 2024 dengan Aman dan Damai, agar tetap menjaga kondusifitas wilayah dengan berbagai permasalahan di Kabupaten Sumbawa Barat,” tegasnya.

Sementara itu,Perwakilan dari Kemenag Kabupaten Sumbawa Barat H. Mulyadi, S. Ag mengatakan bahwa, Kementerian Agama di Kabupaten Sumbawa Barat saat ini memiliki penyuluh di 8 Kecamatan sebanyak 38 orang dengan memiliki peran yang sangat strategis, karena mereka kita rekrut dari berbagai desa.

“Tempat ibadah bagi umat islam di Kabupaten Sumbawa Barat ada 120 Masjid dan 88 Musholla yang sudah terdaftar di Kemenag KSB, sedangkan rumah ibadah lainnya seperti agama Hindu ada 4 rumah ibadah juga sudah terdaftar dan agama Kristen dan protestan belum terdaftar, ” jelasnya.

Sedangkan Perwakilan dari Bakesbangpol Sumbawa Barat mengatakan bahwa, tim pakem ini bisa memberikan kesejukan untuk menghadapi pemilu serentak di Kabupaten Sumbawa Barat.’ KSB menjadi tenang, sejuk, dan damai untuk memberikan Sumbawa Barat lebih sejuk. Kesbangpol akan fokus radikalisme dan terorisme sehingga masalah akan cepat kita selesaikan,” tuturnya

Ketua FKUB Sumbawa Barat Dr.H. Burhanuddin, M. Pd menyampaikan dari data Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sumbawa Barat, bahwa umat islam di Kabupaten Sumbawa Barat sebanyak 1.46.342 orang,Protestan sebanyak 441 orang,Katholik sebanyak 452 orang,Hindu sebanyak 1.335 orang dan Budha 15 orang.

” Akan menghadapi pemilihan legislatif dan menyentuh etnis/agama, maka FKUB Ini mengajak seluruh ormas Keagamaan untuk menciptakan rukun aman dan damai. FKUB menetralkan persoalan umat beragama dan menyelesaikan segala perselisihan,” ujarnya.

Baca juga: Daftar Nama Kepala Dinas yang Akan Digeser Bocor Duluan, Asda III Suheryana: Sumbernya Dari Mana

Dalam kegiatan Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Aliran Kepercayaan Dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat (PAKEM) Tahun 2024 hadir dari Perwakilan TNI-POLRI, Bakesbangpol, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB),Pengawasan pendidikan agama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan KSB, Organisasi Nadatul Ulama (NU), Muhammadiyah,Nadatul Wathon Diniyah (NWDI) dan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII).(Red).

1 2
Share.
Leave A Reply

Exit mobile version