Tujuannya agar kegiatan di ponpes bisa lebih produktif sekaligus mengenalkan santri pada aktivitas di luar kepesantrenan,” ujar Usep
Langkah-langkah strategis ini diharapkan menjadi titik balik bagi sektor perikanan Pangandaran yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat.
Dengan semangat baru dan kepemimpinan yang berani, publik menanti gebrakan nyata dari sosok yang kini menjadi tumpuan harapan para nelayan
Menurutnya, sejumpah ponpes penerima bantuan tersebut merupakan lembaga yang sebelumnya telah mengajukan proposal permohonan.
DKPKP kemudian menindaklanjutinya dengan pengecekan lapangan, termasuk ketersediaan lahan dan sumber air sebelum diputuskan layak menerima bantuan.
Usep menambahkan, DKPKP sebelumnya juga pernah menyalurkan bantuan serupa ke warga, yang kini memiliki unit usaha perikanan aktif dan dikelola petani. “Budidaya dan pengolahannya sudah berjalan baik dan menghasilkan,” ujarnya.
DKPKP, sambung Usep, juga menugaskan penyuluh perikanan untuk melakukan pendampingan dan monitoring evaluasi (monev) agar keberlanjutan program dapat terjaga. “Kami pastikan kegiatan budidaya ini berkelanjutan dan benar-benar produktif,” tegasnya.
Baca juga: Kapolres Sumbawa Barat Hadiri Peletakan Batu Pertama BLK Sumbawa Barat
Selain sektor perikanan, DKPKP juga terus mendorong ketahanan pangan di 10 kecamatan melalui program pasar murah. Upaya serupa juga terlihat dalam penyediaani ikan, yang menjual berbagai produk seperti ikan tawar, ikan laut, beras premium serta minyak goreng berbagai merek.(RD)**

