“Masih banyak dari mereka yang tidak memiliki peralatan sekolah seperti tas, alat tulis baik buku dan pensil juga pakaian,” tambahnya.
Dijelaskan Yan Yan, kebahagiaan terpancar dari raut muka mereka para anak yatim piatu ketika memilih barang, karena banyak dari mereka selama ini yang hanya menggunakan peralatan sekolah seperti tas, sepatu dan pakaian pemberian dari orang lain.
“Untuk membentuk dan mendasari karakter mereka juga dibekali sarana untuk keagamaan seperti pakaian takwa, sarung, mukena, sajadah dan Al-Quran supaya menjadi anak yang rajin mengaji,” tutur Yan Yan.
Ketika anak yatim piatu senang dan bahagia, dikejutkan dengan kedatangan istri Bupati Pangandaran Ida Nurlaela Wiradinata ke lokasi.
Nampak istri Bupati Pangandaran Ida Nurlaela Wiradinata menyapa hangat anak yatim piatu dan memberi nasihat agar rajin belajar dan kelak menjadi orang yang berguna demi nusa dan bangsa.
“Kegiatan ini bagus sekali, karena anak diperlakukan layaknya keluarga bahkan anak sendiri, semoga kegiatan ini bisa terus berjalan dan banyak yang membantu,” kata Ida.
Ida juga mengapresiasi Komunitas Alhamdulillah Bisa Berbagi atau ALSAGI karena dengan konsep yang kreatif ini menjadi evaluasi diri bahwa ada kebahagiaan yang harus dirasakan oleh anak yatim piatu yang tidak memiliki ayah atau ibu.(Riz)””

