Dengan progres yang terus menunjukkan perkembangan positif, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat menargetkan distribusi ternak sapi dapat direalisasikan pada November hingga Desember 2026. Jadwal tersebut diharapkan menjadi awal siklus produksi yang berkelanjutan hingga tahun-tahun berikutnya.
Lebih lanjut, Bupati Amar juga mengingatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait beserta para fasilitator untuk bekerja secara maksimal demi menyukseskan program strategis tersebut.
“Saya minta seluruh OPD terkait dan para fasilitator sama-sama serius menyukseskan program ini,” ucapnya.
Ia menegaskan, Program Agribisnis Sapi Bali bukan sekadar kegiatan pengadaan ternak, tetapi menjadi upaya membangun ekosistem peternakan yang berkelanjutan di Kabupaten Sumbawa Barat. Melalui program ini, pemerintah menargetkan daerah mampu meningkatkan produksi sapi Bali, memperkuat ketahanan pangan, memenuhi kebutuhan daging masyarakat lokal, sekaligus memasok kebutuhan daging di kawasan industri pertambangan.
“Ini adalah pembelajaran untuk menumbuhkan siklus usaha peternakan yang berkelanjutan. Harapan kita, minimal mampu memenuhi kebutuhan lokal hingga kebutuhan daging di kawasan tambang,”pungkas Bupati.(Red)
