Sementara itu, Dandim 1628/Sumbawa Barat, Letkol Inf Andri Karsa, S.Sos., M.Han dalam sambutannya mengatakan bahwa Program pembangunan sumur bor ini merupakan bagian dari kolaborasi lintas sektor. Gagasan awal datang dari atensi pimpinan TNI AD, khususnya Bapak Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, yang sejak menjabat Pangdam IX/Udayana sangat konsisten mendorong pemenuhan kebutuhan air bersih di wilayah-wilayah rawan kekeringan.

Lanjut Dandim, menindaklanjuti itu, Kodim 1628/Sumbawa Barat sejak awal tahun telah mengusulkan beberapa titik sasaran pembangunan sumur bor melalui kegiatan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD). Melalui koordinasi yang erat dengan PT. AMMAN, alhamdulillah kami mendapatkan dukungan lima titik sumur bor, dan tiga di antaranya ada di Desa Mantun, Dasan Anyar, dan Desa Kemuning.

“Semoga sumur bor ini benar-benar dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Karena sifatnya adalah bantuan sosial dan bukan komersial, maka diperlukan peran aktif dari masyarakat dan pemerintah desa dalam menjaga serta mengelola fasilitas ini. Kami sarankan, sebagaimana telah disampaikan juga oleh pihak PT. AMMAN,” tutur Dandim.

Lahan tempat sumur bor ini segera disertifikatkan atas nama desa untuk menghindari klaim di kemudian hari,
dan dibentuk kelembagaan khusus pengelola sumur bor, yang bertugas merawat dan mengatur iuran operasional seperti token listrik, agar kebermanfaatannya bisa berkelanjutan.

Lebih jauh Dandim 1628/ Sumbawa Barat mengatakan Kami dari TNI hanya bisa membantu menjembatani, karena sejatinya kami berasal dari rakyat dan untuk rakyat. Dukungan PT. AMMAN ini adalah bukti nyata kepedulian terhadap masyarakat, meskipun tugas utama mereka adalah di sektor pertambangan. Namun mereka tidak abai terhadap kebutuhan warga di sekitar operasionalnya.

“Pada kesempatan ini pula, izinkan saya secara pribadi menyampaikan bahwa saya akan segera berpindah tugas ke Rindam IX/Udayana. Proses serah terima jabatan sedang menunggu perintah resmi dari komando atas. Oleh karena itu, saya mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat, khususnya di Desa Mantun, atas tugas baru saya nantinya, untuk itu apabila selama saya bertugas di Sumbawa Barat terdapat tutur kata atau sikap yang kurang berkenan, saya mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya,” pungkasnya.

Selanjutnya dilaksanakan penyerahan Surat Hibah Tanah secara simbolis dari Bapak Don Waker Hadi Suciepto selaku pemberi hibah kepada Kepala Desa Mantun, Heri Wibowo, S.ST selaku penerima hibah. Dan di tutup dengan Peresmian dan Penyerahan Sumur Bor oleh Dandim 1628/Sumbawa Barat kepada Kepala Desa Mantun.

Baca juga: Sesuai Arahan Kapolri, Polsek Cigalontang Kab Tasikmalaya Tanam Jagung di Kuartal III, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Tampak hadir dalam peresmian sumur bor tersebut,Dandim 1628/Sumbawa Barat Letkol Inf Andri Karsa, S.Sos., M.Han, Ketua Persit KCK Cabang LXIV Kodim 1628/Sumbawa Barat Ny. dr. Vivin Indriani, Kasdim 1628/Sumbawa Barat Kapten Cba Agus, S.H., M.M., Inov. , Specialist & Admin External and Comrel PT. AMMAN, Ismol Bahar, Specialist Comrel Project Planning & Monitoring External PT. AMMAN, Hendri Gandi, Camat Maluk Muliadi, S.P., Danramil 1628-04/Poto Tano Kapten Inf Bambang,
Danramil 1628-03/Seteluk Kapten Inf Fahmi, Pjs. Danramil 1628-02/Sekongkang Lettu Cpl Syamsul Supriadi, Pasilog Kodim 1628/Sumbawa Barat Lettu Inf Miftachul Murdana, S.Tr. Han, Danunit Intel Kodim 1628/Sumbawa Barat Letda Inf Dompu Wijaya, àKanit Binmas Polsek Maluk (mewakili Kapolsek Maluk), Aiptu Aries Budi Prayitno, Kepala Desa Mantun Heri Wibowo, SST, Kepala Desa se-Kecamatan Maluk, Ketua BPD se-Kecamatan Maluk,Tim AGR Desa Mantun, Ketua LATS Kecamatan Maluk Junaedi Rayes, S.AP, Pengurus dan anggota Persit KCK Cabang LXIV Kodim 1628/Sumbawa Barat, Seluruh personel Koramil 1628-02/Sekongkang,Tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan masyarakat Desa Mantun Dan Para tamu undangan.(DND)**

1 2
Share.
Leave A Reply

Exit mobile version