Inisiatif ini memperkuat rekam jejak lingkungan AMMAN yang telah berjalan, mulai dari reklamasi lahan pasca tambang dengan spesies lokal, konservasi penyu di kawasan pesisir, hingga pengelolaan limbah berbasis prinsip reduce, reuse, dan recycle.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Balai KSDA NTB, Budhy Kurniawan, berharap sinergi ini menjadi pemantik bagi pengelolaan keanekaragaman hayati yang lebih mumpuni dan mampu memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat di sekitar kawasan konservasi.

Direktur Perencanaan Konservasi, Ahmad Munawir, S.Hut., M.Si., turut memberikan apresiasinya, “Kerja sama dengan Balai KSDA NTB yang dilandasi prinsip saling percaya dan saling memberi manfaat ini adalah pengejawantahan nyata dari ‘good mining practice’ yang dijalankan oleh AMMAN,”ungkapnya.

Baca juga: Bhabinkamtibmas Desa Tatar Dampingi Warga Kelola Pekarangan Pangan Bergizi

Melalui kemitraan ini, AMMAN membuktikan bahwa kemajuan industri dan kelestarian alam bukanlah dua hal yang saling meniadakan, melainkan dapat berjalan beriringan demi masa depan Indonesia yang lebih hijau.(Red)

1 2
Share.
Leave A Reply

Exit mobile version