Disamping bersumber dari bibit unggul jenis tanaman buah-buahan yang ditanam memiliki nilai ekonomis tinggi. Hal ini sengaja dilakukan agar masyarakat mendapatkan manfaat ekonomi yang signifikan.
” Nantinya buah yang dihasilkan dari penanaman sepenuhnya akan dinikmati oleh masyarakat sekitar area hutan rendaman. Dan nilai ekonominya cukup bagus, ” ungkap Ahmad.
Disebutkan dia total kegiatan penanaman tahun 2024 sebenarnya mencapai 235 hektar. Selain di area rendaman pengayaan tanaman rutin juga dilakukan di kawasan hutan produksi Perhutani Bandung Selatan berupa tanaman pinus.
Kegiatan penanaman sendiri nantimya dilakukan secara kolaboratif dengan masyarakat yang tergabung dalam Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH).
Baca juga: Kampanye Pilkada via Grup WhatsApp PPDI, PPS Desa Pagerbumi Dipanggil KPU Pangandaran
” Untuk kegiatan penanaman LMDH yang terlibat juga kita berikan insentif, ” pungkasnya. (Didu)**
