Maka kita harus menganalisa untuk apa pentingnya itu, bagaimana analisa perencanaan RAPBD, KUA-PPAS yang akan kita ketuk palu supaya isi kandungan dari APBD itu berorentasi pada penyelesaian defisit anggaran.
Pertanyaanya adakah yang telah diselesaikan yang diberikan oleh pihak pemerintah kepada kami untuk membuat kajian lebih dalam, sehingga benar-benar bahwa pinjaman itu menjadi solusi untuk keadaan defisit anggaran
Kata Otang, niat baik kita untuk menyelesaikan defisit anggaran yang akhirnya akan terjebak pada persoalan malah menggali lobang lebih dalam
Otang mengaku agar berhati-hati jangan sampai niat baik untuk menyelesaikan defisit anggaran pada akhirnya akan terjebak pada persoalan malah menggali lobang lebih dalam
Otang mengaku belum menyetujui pinjaman tapi kami masih dalam pembahasan bagaimana opsi tersebut.
Baca juga: Petugas KPL Tano Sumbawa Barat Berhasil Sita Ratusan Miras Jenis Arak Bali dan Breem Merah
“Bukan berarti Kami tidak mau menyetujui pinjaman tapi kami masih dalam pembahasan bagaimana opsi tersebut,” pungkasnya.(Riz)**
