Dalam kesempatan itu, Bupati juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, perusahaan, lembaga pendamping, dan penyuluh pertanian agar program pertanian organik dapat berkembang lebih luas. Pendampingan yang berkelanjutan dinilai menjadi faktor penting dalam meningkatkan keterampilan petani sekaligus menjaga produktivitas lahan.

Kegiatan panen perdana dihadiri kepala perangkat daerah terkait, perwakilan Bank Indonesia Wilayah NTB, unsur TNI-Polri, Camat Maluk, para kepala desa se-Kecamatan Maluk, penyuluh pertanian, serta kelompok tani setempat.

Baca juga: Badaruddin Duri Dorong Lulusan Beasiswa AMMAN Manfaatkan Peluang Kerja

Pemkab KSB berharap keberhasilan panen di Desa Benete menjadi model pengembangan pertanian organik yang dapat direplikasi di wilayah lain sebagai bagian dari upaya mewujudkan sektor pertanian yang produktif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.(Red)

1 2
Share.
Leave A Reply

Exit mobile version