Tatang pun mengungkapkan bahwa uang tersebut pernah diberikan dua kali kepada Oknum pejabat Distan, pertama di salah satu coffe Shope di Parigi sebesar Rp 10 juta, dan kedua di rumah makan daerah Ciganjeng sebesar Rp25 juta

“Saya ingat betul kepada siapa saja uang tersebut diserahkan, saya titipkan melalui perantara Yono,” beber Tatang

Tatang mengaku bahwa dirinya hanya ingin minta pertanggungjawaban untuk segera mengembalikan uang itu.

“Ya saya hanya ingin mereka bertanggung jawab baik pihak perantara atau dari oknum distan, saya yakin keduanya pasti mengetahui masalah itu,” imbuhnya

Hal itu dibenarkan oleh Perantara Yono
bahwa dirinya benar menjadi perantara pihak rekanan dan pihak oknum pejabat Distan

“Memang saya beberapa kali menerima uang dari sdra Tatang, kemudian saya serahkan kepada dia (oknum Distan) dan tidak hanya dari sdra Tatang saja masih ada beberapa rekanan lain juga,” ungkapnya

Yono pun dibuat geram karena sudah dituding dan disudutkan sebagai calo.

Baca juga: Perayaan HUT Ke-1, Kodim 0625 Pangandaran, Bupati Jeje Buka Acara Trail Adventure Ulin Bareng

“Malah Saya yang dituding sebagai calo, padahal sudah jelas uang itu kemana saja ngalirnya, termasuk uang dari rekanan yang lain saya tahu semuanya,” pungkas Yono.(Riz)**

1 2
Share.
Leave A Reply

Exit mobile version