Ia menambahkan bahwa dalam latihan Dalmas humanis, para personel dibekali dengan pendekatan komunikasi yang mengedepankan empati dan dialog, sedangkan pada Dalmas lanjutan, fokus diarahkan pada penguasaan formasi, pergerakan, serta penggunaan perlengkapan taktis.
“Kami ingin setiap anggota memiliki refleks dan respon cepat, namun tetap mengedepankan aspek kemanusiaan dalam bertindak. Karena Polri adalah pelindung dan pengayom masyarakat,” tambahnya.
Latihan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan personel dalam mengelola situasi darurat di lapangan secara profesional, serta menjaga citra Polri yang presisi dan humanis di tengah masyarakat.(Red)**
1 2

