Tapi, kini pihaknya melakukan persiapan lebih awal agar sosialiasi bisa tersampaikan.
“Jadi, deteksi dini sangat penting agar semua stakeholder dapat bekerjasama untuk Pangandaran ini terbebas dari macet khususnya saat libur Nataru,” ucap Agus.
Agus mengaku pihaknya bersama stakeholder atau dinas lainnya sudah menyepakati bahwa bus besar dan truk dilarang masuk kawasan objek wisata.
“Khusus, di Pantai Pangandaran. Bus besar dan truk tidak bisa masuk kawasan objek wisata pantai Pangandaran, untuk parkir terpusat di Pasar Wisata Pangandaran dan Katapang Doyong Pantai Timur Pangandaran,” ujarnya.
Untuk mobilisasi di kawasan wisata, terutama bagi pengunjung yang akan menginap di hotel bisa menggunakan jasa becak motor.
Baca juga: Heboh! Nama Sekda Pangandaran Kusdiana Mulai Mencuat di Medsos Sebagai Bakal Calon Bupati 2024
“Ataupun, kendaraan wisata milik masyarakat setempat yang disewakan,” pungkasnya.(Riz)**

