Hendar Suhendar lebih homofili karena tahu betul situasi keuangan daerah sebagai orang kepercayaan Jeje Wiradinata.

Oleh karena itu dengan segala pertimbangan, secara probabilitas baik dari sudut kualitas untuk memimpin Pangandaran dan dukungan politik, Hendar Suhendar probabilitasnya lebih tinggi dipasangkan Dadang Okta,” jelasnya.

Namun disamping probabilitas tersebut, menurutnya, panggung politik itu bersifat dinamis dan hanya tinggal menunggu pengumuman dan kepastian dari Partai politik

“Biarkan waktu yang membuktikan, kita lihat ke depan seperti apa. Tapi ada asumsi kalau mereka berbeda (Hendar dan Dadang) dan bertarung di pilbup, maka bupati Jeje Wiradinata akan cenderung ke Hendar atau Dadang Okta dan siapa yang lebih loyal dan homofili,” katanya.

Ia menilai secara objektif bahwa Hendar Suhendar memiliki pengalaman lengkap di bidang keuangan daerah dan menjadi nilai plus di mata publik.

Baca juga: Food Estate Program Unggulan Ketahanan Pangan Pangan di Kabupaten Sumbawa Barat Sukses Produksi Ribuan Ton Jagung

Namun, menurutnya, asumsi-asumsi ini bisa saja berubah sebab situasi saat ini sangat tidak terprediksi sehingga tinggal menunggu pengumuman masing-masing pihak.(Riz)**

1 2
Share.
Leave A Reply

Exit mobile version