mengetahui hal tersebut Kapten kapal selanjutnya memerintahkan semua ABK untuk memasang baju pelampung untuk menyelamatkan diri dari kapal dengan cara menggunakan tali tambang yang di lempar ke arah bebatuan yang ada di pinggir pantai.

Kapolres Sumbawa Barat AKBP Yasmara Harahap, S.I.K melalui Kasi Humas Iptu Zainal Abidin membenarkan adanya Kapal Motor Bandar Nelayan 195 yang terdampar di Perairan Sampar Ujung Desa Talonang Kecamatan Sekongkang, seluruh ABK selamat dan sudah kembali ke Perusahaannya, Sementara Kapal Motor Bandar Nelayan 195 masih terdampar di muara Sampar ujung dibawah pengamanan Polsek Sekongkang dibantu dengan masyarakat Desa Talonang.

Setelah seluruh ABK Berhasil di evakuasi dengan selamat selanjutnya pemerintah Desa talonang membawa ABK yang berjumlah 32 orang menuju kantor desa untuk dirawat yang mengalami luka ringan dan diberikan bantuan makanan.

Baca juga: Otang Tarlian Merespons Ujang Endin yang Merasa Dikhianati: Apa Saya Ada Bakat Penghianat?

Atas kejadian tersebut semua ABK Kapal Bandar Nelayan 195 yang berjumlah 32 orang dalam keadaan selamat (Tidak ada korban jiwa) sedangkan kondisi Kapal Bandar Nelayan 195 mengalami kebocoran di bagian lambung kapal, sampai dengan saat ini masih tersangkut di bebatuan pinggir pantai sampar ujung desa talonang kecamatan sekongkang kabupaten sumbawa barat. masih belum bisa di evakuasi dikarenakan menunggu informasi lanjutan dari pihak perusahaan pemilik kapal dan situasi ombak di pantai sampar ujung sangat keras.(Red)

1 2
Share.
Leave A Reply

Exit mobile version