Sementara itu, punduh Ukong mengatakan bahwa kenapa membuat adukan semen tidak menggunakan mesin molen, Ukong beralasan semua warga di kedusunanya ingin kebagian kerja

“Wargana kang pada-pada hoyong damel, jadi udah aja pengerjaanya pake manual,” ujarnya

Terpisah, Kepala desa Linggaraja H Enis mengatakan bahwa pengerjaan proyek TPT dikerjakan langsung oleh warga bukan lagi pihak desa

“Ya biar warga tau dan tidak ada lagi prasangka jelek kepada keluarga kami,” ucapnya

Namun, sebagai kuasa pengguna anggaran di desa Linggaraja, Enis mengaku belum ada laporan dari TPK , Sekdes dan bendahara atau kuitansi

“Rincian pengeluaran BLT DD dan proyek fisik TPT 2024 Rp51 juta saja belum ada laporan,” ungkapnya

Diketahui, penggunaan Dana Desa (DD) di desa Linggaraja, saat ini menjadi sorotan publik.

Baca juga: Pokir dan Kunker Ditolak, Ini Alasan Anggota DPRD Pangandaran Ngotot Lanjutkan Audit BPK

Bahkan saat ini, Inspektorat Kab Tasikmalaya sedang mengaudit dugaan korupsi penggunaan dana Desa linggaraja yang sebelumnya dilaporkan seseorang ke Polres Kab Tasikmalaya beberapa waktu lalu.(Tim)**

1 2
Share.
Leave A Reply

Exit mobile version